Bojonegoro, damarinfo.com – Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati acara puncak Haul ke-34 KH Muhammad Sholeh dan Masyayikh Pondok Pesantren Pondok Pesantren Attanwir yang digelar di Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jumat 29 Mei 2026.
Jamaah yang hadir diperkirakan mencapai belasan ribu orang dan memenuhi area pondok hingga ruas jalan sekitar lokasi acara. KH. Marzuki Mustamar dari Malang dan KH. M. Najib Muhammad dari Jombang.
Kegiatan haul tahunan tersebut menjadi momentum silaturahmi alumni, santri, dan masyarakat umum untuk mengenang perjuangan serta keteladanan KH. Muhammad Sholeh beserta para masyayikh yang telah berjasa dalam pengembangan pendidikan Islam di kawasan Bojonegoro dan sekitarnya.
Sejak siang hari, arus jamaah terus berdatangan menggunakan kendaraan pribadi, bus, hingga rombongan truk terbuka dari berbagai daerah di Jawa Timur. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan mulai pembacaan tahlil, istighotsah, pengajian umum, hingga doa bersama.
Salah satu jamaah, Kholik, asal Kecamatan Kepohbaru, mengaku rutin menghadiri haul di Ponpes Attanwir setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut membawa keberkahan sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah antarjamaah.
“Setiap tahun saya selalu hadir karena suasananya penuh khidmat dan banyak pelajaran yang bisa diambil dari perjuangan para ulama,” ujar Kholik.
Hal senada disampaikan Marfuah, jamaah asal Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Ia datang bersama rombongan keluarga untuk mengikuti doa bersama dan mencari keberkahan.
“Alhamdulillah bisa ikut hadir. Semoga para masyayikh diberikan tempat terbaik di sisi Allah dan kita semua mendapat barokah,” katanya.
Haul ke-34 KH Muhammad Sholeh ini kembali menegaskan besarnya kecintaan masyarakat terhadap ulama dan tradisi keagamaan yang terus terjaga di lingkungan Pondok Pesantren Attanwir Talun Bojonegoro.






