Zona Merah Kecamatan di Bojonegoro Bertambah, Positif Covid-19 Terus Naik

oleh
Tim gabungan dipimpin Kepala Kepolisian Resort Bojonegoro Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) M Budi Hendrawan, menggelar rapid test terhadap pedagang di Pasar Besar Kota Bojonegoro, pada Kamis dini hari, 7-Mei-2020. Foto/dok.Polres Bojonegoro

Bojonegoro-Sebanyak 15 kecamatan dari total 28 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro kini sudah berstatus zona merah sebaran virus corona atau covid-19 terhitung Senin 18-Mei-2020. Peningkatan zona merah ini diikuti bertambahnya jumlah warga yang berstatus positif virus corona sebanyak tujuh orang.

Sedangkan 15 kecamatan itu, mulai dari Baureno, Kepohbaru, Kedungadem, Sumberejo, Balen, Kapas, Kecamatan Kota Bojonegoro, Dander, Kalitidu, Trucuk, Gayam, Purwosari, Kasiman,. Kemudian Kecamatan Ngraho serta Gondang.

Peningkatan jumlah kecamatan berstatus zona merah juga diikuti kenaikan warga yang positif tertulis covid-19. Dimana status positif terkonfirmasi ada penambahan baru sebanyak tujuh orang. Mereka ini berasal dari Kecamatan Gayam satu orang, Kedungadem satu orang, Bojonegoro satu orang, Trucuk satu orang, Kasiman satu orang, Kapas satu orang dan Baureno satu orang yang naik statusnya dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Infografis dengan angka sebaran covid-19 di Kabupaten Bojonegoro terhitung Senin 18-5-2020.Datainfografis Humas Pemkab Bojonegoro

Dengan demikian, jumlah positif terkonfirmasi tetap sebanyak 30 orang. Sedangkan jumlah positif terkonfirmasi kumulatif sebanyak 35 orang. Yaitu dirawat 30 orang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatiusumo dan RSUD Sumberejo. Dari jumlah tersebut lima orang di antaranya meninggal dunia.

Baca Juga :   Bojonegoro Anggarkan Rp 33 Miliar untuk Fasilitas Olahraga

Kepala Humas Pemerintah Bojonegoro Masirin mengatakan, untuk warga yang positif corona,bukan berasal dari clusternya manapun. Dia hanya menyeutkan, ada angka kenaikan warga yang positif corona.

”bukan dari cluster manapun”, ujarnya pada damarinfo.com, Senin 18-Mei-2020.
.
Sementara itu terhadap warga yang status PDP, tidak ada penambahan baru, terhitung Senin 18-Mei-2020. Dalam data update covid-19 disebutkan, terdapat satu orang yang selesai dalam pengawasan dari Kecamatan Dander. Juga ada satu orang yang meningkat status menjadi positif terkonfirmasi di Kecamatan Baureno. Sehingga PDP ini adalah sebanyak tujuh orang. Untuk status PDP kumulatif sebanyak 13 orang, tujuh orang dalam pengawasan, dua orang selesai dalam pengawasan. Dari jumlah tersebut sebanyaja empat orang meninggal dunia.

Baca Juga :   Cegah Penyebaran Covid-19, Tiga Jalan Protokol di Jantung Kota Surabaya Ditutup
Grafis sebaran covid-19 di kecamatan di Bojonegoro, terhitung Senin 18-5-2020.Data/Humas Pemkab Bojonegoro

.
Sedangkan untuk warga berstatus ODP ada penambahan baru sebanyak lima orang. Mereka dari Kecamatan Dander satu orang, Trucuk satu orang, Kapas satu orang dan Ngasem dua orang. Sedangkan yang selesai dalam pemantauan sebanyak tiga orang, yaitu di Dander satu orang, Malo satu orang dan Margomulyo satu orang. Sehingga jumlah ODP pada hari ini adalah sebanyak 30 orang.

Secara kumulatif ODP sebanyak 226 orang. Dimana dipantau 30 orang, selesai pemantauan 194 orang dan meninggal dunia dua orang.
.
Warga yang berstatus Orang Dengan Risiko (ODR) sebanyak 40.048 orang dan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 365 orang.
Penulis : Syafik
Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *