WBL dan Makam Sunan Bonang Tutup Sementar

oleh
Pintu masuk Wisata Bahari Lamongan (WBL), di Kecamatan Paciran, Lamongan.Foto/dok. hargatiket.net

Lamongan-Wisata Bahari Lamongan (WBL) dan Kebun Binatang serta Goa Maharani (Maharani and Zoo) di pantai utara Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, tutup sementara. Penutupan sementara juga diberlakukan Kabupaten Tuban, untuk aktivitas di Makam Sunan Bonang dan Makam Syekh Maulana Asmoroqondi, di pesisir pantai utara Kecamatan Palang, Tuban.

Kedua kabupaten di Provinsi Jawa Timur itu, sepakat menutup tempat hiburan dan wisata religi (kunjungan untuk makam), sebagai antisipasi menyebarnya virus corona. Penutupan mulai dilakukan pada hari ini, Kamis 19-Maret-2020.

Tempat wisata dan wisata religi baik (kunjungan untuk makam) baik di Lamongan maupun di Tuban, punya daya kunjungan yang tinggi. Di WBL dan Maharani and Zoo Lamongan rata-rata ada 900 orang perharinya.Wisata pinggir pantai ini, dikunjungi tak hanya dari Jawa Timur-Jawa Tengah, tetapi juga dari Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Menurut Ketua Gugus Tugas  penanganan virus corona Kabupaten Lamongan, Yurohnur Effendi, penutupan semua tempat hiburan dan juga Alun-alun Lamongan, dilakukan hari ini Kamis 19-Maret-2020. Kawasan seperti WBL, jadi lokasi wisata strategis.”Penutupan diberlakukan hari ini, sebagai antisipasi merebaknya virus corona,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan ini pada Kamis 19-Maret 2020.

Baca Juga :   Bupati Bojonegoro Beri Wawasan Pemuda soal Demokrasi dan HAM

Sementara itu di Tuban, Makam Sunan Bonang berlokasi tepat di depan Alun-alun Kota Tuban, juga dikunjungi peziarah sekitar 15000 lebih pertahunnya. Kebetulan di lokasi Alun-alun Kota Tuban itu juga terdapat wisata lain yang berdekatan. Seperti Musium Kambang Putih, dan juga Wisata Pantai Boom.

Baca Juga :   Sabhara Bojonegoro Latihan Antisipasi Bencana

Begitu juga dengan kunjungan Makam Syekh Maulana Asmoroqondi yang merupakan Ayah dari Sunan Ampel, di Surabaya, tinggi dan jumlahnya tak jauh berbeda dengan kunjungan Makam Sunan Bonang.

Soal penutupan sementara tempat keramaian dan wisata religi atas Surat Edaran Bupati Tuban tertanggal 16 Maret 2020, Nomor:440/1592/414.103/2020 perihal peningkatan Kewaspadaan terhadap Corona Virus Disease (Covid-19) di Tuban. Sesuai rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Tuban, tertanggal 18 Maret 2020, di antaranya penutupan wisata religi. “Ditutup sementara,” ujar Sekda Tuban, Budi Wiyana dalam keterangan persnya Kamis 19-Maret 2020. Dia menambahkan selain itu, sejumlah hiburan malam seperti karaoke di seluruh Tuban juga untuk tutup sementara.
Penulis :Rozikin/Totok
Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *