Wakil Bupati Bojonegoro: Saya Tidak Ingin Proyek Fisik Bermasalah

oleh
Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan jembatan Desa Luwihaji Kecamatan Ngraho Kab Bojonegoro dengan Desa Medalem Kecamatan Kradenan Kab Blora. Kamis 3-Desember-2020.Foto/dok.Humas Pemkab Bojonegoro

Bojonegoro – Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan jembatan Desa Luwihaji Kecamatan Ngraho Kab Bojonegoro dengan Desa Medalem Kecamatan Kradenan Kab Blora. Kamis 3-Desember-2020.

Didampingi Kepala Desa Luwihaji Kecamatan Ngraho, Sidak dilaksanakan untuk memastikan progres pelaksanaan pembangunan jembatan tepat waktu dan terselesaikan. “Saya tidak ingin proyek fisik (pembangunan jembatan ini), bermasalah, harus diselesaikan tepat waktu, karena terlihat baru sekitar 65 persen pengerjaanya, ” ungkap Wawan panggilan Wakil Bupati Bojonegoro ini.

Menurut Wabub Wawan, saat ini sudah memasuki akhir tahun. Tetapi jangan sampai habis batas waktunya dan memasuki tahun depan. Pasalnya dalam pencairan pekerjaan otomatis menunggu penyelesaian pekerjaan jembatan.

Selain itu, lanjut Wabub Wawan, saat ini juga memasuki musim hujan, sehingga pekerjaan perlu dikebut. Namun progres harus sesuai, dan dinas terkait harus memantau jalannya pekerjaan jembatan agar sesuai dengan prosedur dan bisa segera terselesaikan. “Ada beberapa catatan yang nanti akan diberikan ke dinas terkait. Yaitu akses jalan nantinya harus diperlebar. Mengingat jembatan ini adalah jalur utama masyarakat Kecamatan Ngraho Kab Bojonegoro menuju Blora Provinsi Jawa tengah, ” ungkapnya.

Baca Juga :   Aduanya Di-SP3, Wabup Bojonegoro Belum Terima Pemberitahuan
Instagram Pemkabbojonegoro

Budi Irawanto juga meminta kepada pelaksana proyek agar mengejar dan memanfaatkan waktu yang tersisa. Kalau perlu, tambah tenaga kerja lagi, karena diminta proyek Jembatan ini jangan sampai gagal. “Saya minta proyek jembatan jangan sampai gagal,” tegasnya.

Wakil Bupati Wawan, berpesan pembangunan jembatan dapat rampung sesuai target. Alasannya karena potensi perekonomian Kecamatan Ngraho dan sekitar akan meningkat jika akses jembatan penghubung Kabupaten Blora ini selesai.

Baca Juga :   Wakil Bupati Bojonegoro: Kampus Sasaran Empuk Penyebaran Radikalisme

Sementara itu terkait denga progres Pembangunan Jembatan LuMe (Luwihaji-Medalem) disebut sudah mencapai 90 Persen. Menurut Kepala Bidang Jembatan dan Peralatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bojonegoro Wardi, bahwa pembangunan jembatan LuMe ini tinggal memasang satu segmen lagi yang berada di tengah.

Menurutnya, jika pemasangan gelagar baja selesai maka jembatan Lume sudah tersambung. Selain itu tahap finishing lainnya, yaitu pengecoran jalan di atas jembatan sepanjang 50 meter. Kemudian pengecoran antara jalan dengan jembatan juga hampir selesai. Harapannya dengan adanya Jembatan Lume ini diharapkan berdampak positif bagi masyarakat di sektor ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan lainnya.
Penulis : Syafik
Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *