Dinsos Bojonegoro Lakukan Verval DTSEN Serentak di 430 Desa, Sasar 455 Ribu KK

oleh 2 Dilihat
oleh
(Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro. Foto : Syafik)

Bojonegoro,damarinfo.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Sosial mulai melaksanakan verifikasi dan validasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara serentak di seluruh desa dan kelurahan. Kegiatan yang dimulai Rabu (4/2/2026) ini menjadi bagian dari pemutakhiran data untuk mendukung perencanaan dan penetapan sasaran program penanggulangan kemiskinan serta perlindungan sosial.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, menegaskan bahwa DTSEN menjadi basis utama berbagai program kesejahteraan sosial, mulai dari bantuan sosial hingga pemberdayaan masyarakat.

“Pemkab Bojonegoro membentuk petugas verifikasi dan validasi melalui Keputusan Bupati. Kami juga bekerja sama dengan BPS menggunakan aplikasi Fasih untuk memastikan data akurat,” jelas Agus.

Libatkan 2.150 Petugas Lapangan

Pemkab Bojonegoro menugaskan 430 koordinator desa/kelurahan dan 2.150 petugas teknis lapangan untuk melakukan pendataan langsung ke rumah warga. Petugas mendatangi individu atau keluarga guna memastikan kesesuaian data kependudukan dan kondisi sosial ekonomi.

Verval DTSEN menyasar seluruh penduduk Bojonegoro yang tercatat sebanyak 455.077 kepala keluarga (KK). Agus mengimbau masyarakat segera mengonfirmasi ke perangkat desa jika belum didatangi petugas.

Petugas akan mencocokkan data seperti NIK, Kartu Keluarga (KK), dan alamat dengan kondisi riil di lapangan. Jika ditemukan perbedaan, petugas akan melakukan klarifikasi langsung kepada keluarga atau masyarakat sekitar.

Gunakan Aplikasi Fasih BPS

Pendataan menggunakan aplikasi Fasih dari BPS yang memuat 50 komponen pertanyaan. Petugas mencatat seluruh jawaban secara digital dan hasilnya langsung diproses oleh BPS.

Agus meminta masyarakat mendukung pelaksanaan pendataan dengan menyiapkan dokumen penting, seperti KK, NOP, NPWPD, akta kelahiran, akta kematian (jika ada), serta nomor ID pelanggan listrik.

“Melalui verval DTSEN ini, kami ingin memastikan data sosial ekonomi masyarakat Bojonegoro semakin akurat. Dengan data yang tepat, program pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial bisa lebih tepat sasaran,” pungkasnya.

Editor : Syafik

Sumber : bojonegorokab.go.id