Tujuh Pengawas TPS di Bojonegoro Mengundurkan Diri

oleh -
oleh
Moch. Zaenuri (Komisioner Bawaslu Bojonegoro)

Bojonegoro, damarinfo.com – Sebanyak tujuh Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Kabupaten Bojonegoro mengundurkan diri setelah mengikuti pelantikan yang di selenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Komisioner Bawaslu Kabupaten Bojonegoro Moch Zaenuri mengatakan, sebanyak tujuh Anggota PTPS yang telah di nyatakan lolos seleksi dan mengikuti pelantikan telah mengundurkan diri, dengan alasan ada yang istrinya sudah menjadi panitia penyelanggara pemilu, ada juga lantaran di terima kerja di sebuah perusahaan baik di wilayah Bojonegoro maupun luar daerah.

Baca Juga :   Calon Anggota DPRD Bojonegoro Terpilih, Tinggal Tunggu Pelantikan

“Ada sebanyak tujuh PTPS, yang enam mengundurkan diri setelah pelantikan dan satu orang tidak mengikuti pelantikan,” ujarnya pada damarinfo.com 30-Januari-2024.

Lanjut Zaenuri, PTPS yang mengundurkan diri berasal dari Kecamatan Dander, Bojonegoro, Kapas, Malo, Ngraho dan trucuk. Kusus untuk Kecamatan Bojonegoro dan Malo langsung di lakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) karena sudah ada daftar tunggu, sementara yang di Kecamatan Dander, Kapas, Trucuk dan Ngraho di lakukan perpanjangan waktu pendaftaran.

Baca Juga :   Kasus Pergeseran Suara Hasil Pemilu, Dian Widodo : Semestinya Bawaslu Tidak Hanya Perbaikan Namun Tindakan

“Seperti di Kecamatan Malo yang mengundurkan diri karena tidak bisa mengoprasionalkan Handapone, langsung di lakukan PAW karena ada nama daftar tunggu,” tandasnya.

Penulis : Rozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *