Tujuh Kecamatan di Bojonegoro Berstatus Zona Merah

oleh
Grafik sebaran covid-19 sesuai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.Data/Humas Pemkab Bojonegoro

Tujuk kecamatan dari total 28 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro kini berstatus zona merah atau waspada virus corona (covid-19). Peningkatan ini seiring dengan jumlah warga yang positif terpapar virus corona total sebanyak 12 orang, dimana tiga orang di antaranya meninggal dunia.

Jumlah warga yang positif sesuai update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro pukul 18.00 WIB pada Senin 4 –Mei- 2020. Rinciannya status terkonfirmasi positif sebanyak 12 orang, dimana tiga orang meninggal dunia. Di antaranya tiga orang dari Kabupaten Bojonegoro (satu meninggal dunia), Kecamatan Trucuk dua orang (satu meninggal dunia), Kecamatan Gondang tiga orang, Kecamatan Kepohbaru, Kecamatan Purwosari dan Kecamatan Ngraho masing-masing satu orang, satu orang lagi dari Balen.

Sementara itu untuk status PDP hari ini ada penambahan baru sebanyak satu orang di Kecamatan Bojonegoro dan dinyatakan meninggal dunia. Selain itu ada peningkatan status PDP menjadi positif terkonfirmasi (sesuai hasil SWAB yang keluar Senin 4-Mei-2020), sebanyak dua orang yaitu di Kecamatan Bojonegoro satu orang dan Trucuk satu orang (keduanya telah meninggal dunia).

Dengan demikian jumlah PDP sebanyak enam orang, yaitu di Kecamatan Trucuk dua orang, Kepohbaru satu orang dan Bojonegoro tiga orang (satu orang meninggal dunia hari ini). Status PDP kumulatif sebanyak tujuh orang, lima orang dalam pengawasan dan dua orang meninggal dunia.

Baca Juga :   DPRD Bojonegoro Apresiasi Seleksi Komisaris PT ADS

Sedangkan untuk yang berstatus Orang dengan Pengawasan (ODP) telah selesai dalam pemantauan hari ini sebanyak empat orang. Mereka berasal dari Kecamatan Kedungadem Bojonegoro satu orang, Kanor satu orang, Kepohbaru satu orang dan Trucuk satu orang.

Infografis, paparan sebaran covid-19 sesuai dengan jumlah di seluruh Kabupaten Bojonegoro, terhitung Senin –2020.Infografis/Humas Pemkab Bojonegoro

Hari ini juga ada peningkatan status berdasarkan hasil SWAB pada ODP yang meningkat menjadi positif terkonfirmasi sebanyak satu orang di Kecamatan Ngraho. Sehingga jumlah ODP dipantau pada hari ini sebanyak 39 orang. Untuk ODP selesai pemantauan secara kumulatif sebanyak 149 orang, ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 188 orang.”Datanya seperti itu,” ujar Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Masirin dalam release Senin 4-Mei-2020.
.
Sementara itu, untuk warga yang status Orang Dalam Risiko (ODR) sebanyak 38.398 orang dan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 367 orang.

Baca Juga :   Ikut Tes SKB CPNS di Blora

Bertambahnya jumlah kecamatan menjadi zona merah juga membuat warga kini terus meningkatkan kewaspadaan. Warga di Kecamatan Kota Bojonegoro, kini telah meningkatkan kegiatan jam malam. Rujukannya, yaitu mendata warga dari luar kota dan juga mencatat identitasnya. Terutama dari luar kota yang masuk kategori daerah zona merah.”Prosedur untuk mencatat warga dari luar kota untuk mengisolasi diri sudah difahami warga,” ujar Jarot, warga Kelurahan Ledok Kulan, Kecamatan Kota Bojonegoro.
Penulis : Sujatmiko/Data Humas Pemkab Bojonegoro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *