Truk Pengangkut Cor Terguling di Desa Balongrejo

oleh

Bojonegoro-Sebuah truk pengangkut cor untuk proyek peningkatan jalan Balen – Sugihwaras terguling di lokasi pekerjaan tepatnya di Desa Balongrejo Kecamatan Sugihwaras Bojonegoro, Sabtu 11-7-2020 dini hari pukul 03.00 WIB.

Kepala Desa Balongrejo Suyatno menjelaskan, sekitar pukul 03.00 WIB truk molen dengan nomor polisi B 9331 TB, bergerak dari arah utara dengan mengangkut cor, selanjutnya putar balik di sekitar SPBU di Desa Glagahwagi, sesampainya di tempat terguling, ban truk sebelah kiri anjlok keluar jalan.

Pada saat itu truk masih terus berjalan sekitar 10 meter sebelum truk tersebut kehilangan keseimbangan karena beban terlalu berat dan akhirnya terguling. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” kata kepala desa yang baru saja meraih juara tiga Kampung Tangguh se Kabupaten Bojonegoro dari Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro itu.

Lanjut pria yang akrab disapa Bayan ini, truk kaca depan pecah tersebut, dan cor masih di dalamnya, diperkirakan cor sudah dalam keadaan mengeras.

Baca Juga :   Anggaran Kesra di Bojonegoro Naik hingga Rp 32 Miliar

Pihaknya berharap kepada kontraktor yang mengerjakan atau pihak perusahaan produsen cor atau rigid untuk segera melakukan evakuasi. Pasalnya keberadaan truk tersebut mengganggu perjalanan dan masyarakat pemilik rumah, karena posisi terguling tepat didepan rumah warga yang juga digunakan sebagai bengkel. “Saya minta untuk segera di evakuasi,” kata Kepala Desa Balongrejo yang baru dilantik April 2020 lalu.

Baca Juga :   Kerja Bakti Semprot Disinfektan di Kelurahan Klangon

Pihak Kepolisian Sektor, Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Azis mengatakan tidak ada konfirmasi dari perusahan produsen cor maupun dari pihak kontraktor yang mengerjakan pekerjaan tersebut. Dan hingga saat ini masih tergeletak di lokasi.
“Tidak ada konfirmasi ke Polsek,” kata Aiptu Azis.

Proyek Peningkatan Jalan sepanjang 6,777 Km ini dikerjakan oleh PT. Karya Sepakat Kita yang beralamatkan di Jalan Arif Rahman Hakim nomor 9 Kabupaten Ponorogo. Jalan yang sedang dibangun dengan lebar lima meter tersebut harus selesai dalam waktu 240 hari kalender.
Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *