Tim Asistensi Bantu Susun Perencanaan untuk 80 Desa di Bojonegoro

oleh
Tim Asistensi Penyusunan RKPDes Kabupaten Bojonegoro saat akan berangkat ke Desa-Desa.Foto/dok. DPMD Bojonegoro

 

Bojonegoro –. Tim dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro bersama Tenaga Ahli Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) melaksanakan kegiatan asistensi di sejumlah desa di kabupaten ini. Tujuannya untuk membantu menyusun perencanaan desa atau biasa disebut Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPDes).

Menurut  Kepala DPMD Kabupaten Bojonegoro Machmudin, program tersebut  sesuai ketentuan perundang-undangan. Baik dari sisi linimasanya maupun kualitas perencanaannya. Tujuannya bisa lebih fokus dan detil,” ujarnya pada Jumat 17-Juli-2020.

Menurut Machmudin, sesuai amanat Permendagri Nomor  114 pasal 5 ayat 3 tahun 2014, yaitu tentang pedoman pembangunan desa, maka untuk bulan Juli tahun berjalan mulai disusun RKPDes oleh pemerintah Desa. “Sedangkan target RKPDes tahun 2021, per 30 September 2020 sudah harus dilaksanakan Perdesnya,” katanya.

Baca Juga :   Pondok Pesantren Attanwir Talun Berdiri Sejak 1933

 

Dikatakan oleh Mahmudin, perencanaan menjadi kunci keberhasilan pembangunan di desa. Makanya, banyak ditemukan perencaan desa yang tidak sesuai dengan time line (lini masa) yang ditetapkan. Begitu juga dengan kualitas dan perencanaanya yang tidak sesuai standart.”Jadi, perencanaan itu menjadi kunci keberhasilan di desa,” imbuh mantan Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini.

 

Sementara itu Koordinator P3MD Kabupaten Bojonegoro, Didik Wahyudi menjelaskan, asistensi ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama ada 40 Desa. Pelaksanaan tahap pertama digunakan untuk asistensi tahap kedua. Sedangkan untuk 40 desa yang lain sehingga totalnya 80 desa. Dari hasil evaluasi 80 desa, akan disampaikan ke para pendamping desa se Kabupaten Bojonegoro dan melakukan asistensi semua desa-desa.

Baca Juga :   Bupati Bojonegoro: Perlu Penguatan Anggota Linmas di Tiap Desa

“Tim telah menyusun materi secara detail sesuai kebutuhan desa-desa. Sasarannya agar memudahkan dalam penyusunan RKPDes,” tutur Didik, panggilan mantan wartawan ini.

Didik berharap, dari asistensi ini bisa berdampak baik dalam pemberdayaan dan proses pembangunan di desa-desa.

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *