Tiga Tahun Tertunda, PT ADS Akhirnya Gelar RUPS

oleh
Kantor PT ADS--perusahaan milik Pemerintah Kabpaten Bojonegoro di Jalan Diponegoro.Foto/Rozikin

Bojonegoro- Setelah tiga tahun tidak menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), PT. Asri Dharma Sejahtera ( PT ADS) akhirnya menggelar RUPS Luar Biasa yang dijadwalkan pada Selasa 30 -6-2020.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah mengatakan RUPS PT. ADS akan digelar di Lantai 2 Gedung Pemkab Bojonegoro lama, pukul 10.00 WIB.“ RUPS nya terbuka, monggo kalau mau hadir,” kata Nurul Azizah, Senin 29-6-2020.

Ketika ditanya terkait agenda dalam RUPS tersebut, apakah penetapan komisaris dan direksi dan atau laporan keuangan PT. ADS yang belum pernah dilaporkan? Bu Nurul tidak memberikan jawaban.

Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro Lasuri, menyambut baik adanya RUPS yang sudah tertunda selama tiga tahun tersebut. Pihaknya berharap dalam RUPS akan dihasilkan keputusan yang terbaik untuk masyarakat Bojonegoro. Yakni menyelesaikan permasalah yang belum terselesaikan. Di antaranya soal pergantian di posisi direktur utama dan komisaris dan juga perubahan pembagian keuntungan (dividen) dari Participating Interest (PI) Blok Cepu agar menguntungkan Kabupaten Bojonegoro.“Soal nilai perubahan pembagian, diserahkan kepada kedua perusahaan,” kata Lasuri.

Baca Juga :   Tak Berkabar 13 Tahun, Keluarga Anggap Sudah Meninggal

Untuk diketahui bahwa dalam pengelolaan PI Blok Cepu PT. ADS bekerjasama dengan PT. Surya Energi Raya (SER). Dalam perjanjian kerjasama disebutkan tentang pembagian dividen yang bisa dilakukan setelah Break Even Poin (BEP) atau modal yang disetor sudah kembali sepenuhnya. Nilai pembagian dividen disepakati 75 persen untuk PT. SER dan 25 persen untuk PT. ADS.

(Tabel Lifting Minyak Bumi Blok Cepu 2010 – 2018. Diolah dari berbagai sumber. Editor : Syafik)

Jika melihat data lifting minyak bumi yang terpampang dalam website bapendabojonegoro.id, dan setelah dilakukan perhitungan jumlah pendapatan berdasar kurs dan harga minyak pada tahun berangkutan, maka pada akhir tahun 2018 jumlah pendapatan keseluruhan sejak produksi minyak tahun 2010, adalah Rp. 2.028.705.874.699,56.

Baca Juga :   Polisi Bojonegoro Bekuk Tiga Tersangka Pelaku Curanmor

Dari nilai ini dapat dilihat bahwa pendapatan dari PI sudah melebihi dari modal yang disetor oleh PT. ADS sebesar 1.369.284.000.000,00, dengan selisih sebesar Rp. 666.343.006.521,74. Sehingga seusai dengan kesepakatan dalam perjanian antara PT. ADS dan PT. SER, sudah harus dilaksanakan pembagian dividen.

Jika dihitung berdasar bagi hasil yang disepakai yakni 75 persen untuk PT. SER dan 25 persen untuk PT. ADS, maka seharusnya PT. ADS pada tahun 2019 sudah mendapatkan bagi hasil sebesar Rp. 164.855.468.674,89.

Penulis : Syafik

Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *