Tahun Baru, Penumpang KA di Daops 8 Surabaya Naik 7 Persen

oleh
Kereta Api yang melintas di jalur utara, dari Stasiun Pasarturi, Surabaya-Jakarta. Foto/Dok. Daops 8 Surabaya

Bojonegoro Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) 8 menyebutkan, jumlah penumpang Kereta Api (KA) tahun 2019 ini naik 7 persen dibanding tahun 2018. Prosentase itu dihitung sesuai dengan perbandingan tahun sebelumnya, saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019-2020.

Sesuai data Daops 8 Surabaya menyebutkan, jumla penumpang selama 10 hari pada masa posko Nataru dari tanggal 19 s/d 28 Desember 2019 jumlahnya 477.961 penumpang. Yaitu yang naik (KA Lokal dan KA Jarak jauh serta Menengah), atau naik 7 persen, jika dibandingkan tahun 2018 pada periode yang sama, penumpang 446.353 orang.

Sedangkan jumlah penumpang yang naik di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya terjadi pada hari Sabtu, 28 Desember 2019. Jumlah penumpangnya mencapai angka 51.282 penumpang. (record sebelumnya terjadi pada pra Natal hari Senin, 23 Desember 2019 dengan jumlah 50.602 penumpang). ”Lonjakannya cukup tinggi,” ujar Manager Humas PT KAI Daops 8 Surabaya, Suprapto, pada Senin 30 Desember 2019.

Suprapto menambahkan, selama Nataru pada 10 hari terakhir ini, jumlah penumpang yang naik KA jumlahnya masih di atas 47791 penumpang. Bahkan jumlah ini bisa meningkat, dalam dua hari terakhir menjelang tutup tahun 2019-2020. Juga terjadinya arus balik liburan sekolah awal Januari 2020 mendatang.”Ya, masih ada kenaikan,” tandasnya.

Baca Juga :   Tahun Ajaran Baru, Blora Terapkan Tatap Muka Terbatas

Sementara itu, terkait ketersediaan tiket kereta api di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya untuk tiket Khusus KA Jarak Menengah dan Jauh masih tersedia sesuai okupansi per harinya. Secara umum, okupansi penumpang KA di Daop 8 Surabaya dalam masa angkutan posko Nataru tersedia terutama untuk keberangkatan. Tepatnya, perjalanan KA menjelang akhir than 2019 hingga awal Januari 2020.

Suprapto menyebutkan, total yang tersedia dari tanggal 30 Desember 2019 s/d 5 Januari 2019 berjumlah 155.834 tempat duduk. Sementara yang sudah terjual 108.099 tempat duduk (69 persen), dan yang tersisa 47.735 tempat duduk (31 persen).

Baca Juga :   Tahun 2019, Pertamina Catat Laba Bersih Rp 35,8 Triliun

Adapun kota tujuan dari para penumpang yang naik di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya adalah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Purwokerto dan Jember.”Masih tersedia,” tandas Suprapto.

Sementara di Bojonegoro, para penumpang KA lebih memilih bepergian pada tahun baru 2020, dengan tujuan ke Surabaya atau ke Solo dan Yogyakarta. Untuk jurusan ke Surabaya, warga menggunakan KRD yang relatif murah. Sedangkan ke Solo dan Yogyakarta naik KA Sancaka. “Sekali-kali liburan ke Malioboro, Jogja naik kereta api,” ujar Mastur, warga Bojonegoro. Dia berharap, KA Sancaka jalur Surabaya-Yogyakarta, via Lamongan-Bojonegoro-Cepu, masih tetap dipertahankan.”PT KAI harusnya juga sediakan yang tarif murah, imbuhnya.
Penulis : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *