Tahun 2021 Terdapat 35 ribu Pengangguran di Bojonegoro

oleh
oleh
(Grafik TPT Terendah 15 Kabupaten/Kota di Jawa Timur . Diolah dari data :Provinsi Jawa Timur dalam Angka 2022)

Bojonegoro,damarinfo.com – Pada tahun 2021 menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur di Bojonegoro terdapat 35.057 pengangguran. Jumlah angkatan kerja pada tahun ini seperti tersebut dalam buku Jawa Timur dalam angka tahun 2022 adalah 727.513 orang dari jumlah ini yang berkerja sejumlah  692.456 orang.

Jumlah pengangguran ini lebih rendah dibanding pada tahun 2020, dari jumlah angkatan kerja sebanyak 752,101, sejumlah 715.089 orang sudah bekerja, sementara pengangguranya sebanyak 37.012 orang.

Pada tahun 2021 di Bojonegoro menurut  data dalam buku Bojonegoro dalam Angka tahun 2022 menyebutkan jumlah lowongan pekerjaan sebanyak 9.386, sementara tenga kerja yang terdaftar adalah 1.549, tenaga kerja yang ditempatkan adalah 1.986 dan terdapat 440 orang yang bekerja secara mandiri.

(Grafik TPT Kabupaten Bojonegoro 2017 – 2021. Diolah data dari BPS Jawa Timur)

Untuk Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada tahun 2021 ini adalah 4,82 angka ini lebih rendah dari tahun 2020 yakni 4,92. Pada tahun 2019 angka TPT nya lebih rendah lagi yakni 3,56, sementara tahun 2018 angka TPT nya 4,11 dan di tahun 2017 angka TPT nya adalah 3,64.

Baca Juga :   Tingkat Pengangguran Terbuka Bojonegoro Belum Penuhi Target RPJMD

Pada Tahun 2021, dibanding kabupaten/kota di Jawa Timur, Kabupaten Bojonegoro menempati urutan ke 15 angka TPT terendah di Jawa Timur. Kabupaten pacitan menjadi juara sebagai Kabupaten dengan TPT terendah yakni di angka 2,04, berikutnya Kabupaten Sumenep dengan angka TPT 2,31 dan yang ketiga adalah Kabupaten Pamekasan dengan angka TPT 3,1.

Baca Juga :   Di Bojonegoro Masih Ada Anak Wajib Belajar yang Tak Sekolah

Menurut BPS  TPT adalah Persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja. Mengindikasikan besarnya persentase angkatan kerja yang termasuk dalam pengangguran. TPT yang tinggi menunjukkan bahwa terdapat banyak angkatan kerja yang tidak terserap pada pasar kerja.

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *