Surga Dan Neraka Lebih Dekat Dari Pada Tali Sandalmu

oleh
oleh
Kajian rutin kitab Riyadus Sholihin di Musholla Kantor PCNU Bojonegoro

Damarinfo.com – Sebagai orang muslim sudah tentu meyakini setelah hidup di dunia akan ada kehidupan ahirat, dan di kehidupan ahirat nanti akan berada di dua tempat yaitu di surga atau neraka. Bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh nantinya akan ditempatkan di surga, sedangkan yang ingkar dan durhaka akan ditempatkan di neraka.

Hadits Nabi yang tertulis dalam Kitab Riyadus Sholihin bab keseimbangan antara khauf (rasa takut) dan raja’ (Pengharapan) menyebutkan :

وعن ابن مسعودٍ ، رضي اللَّه عنه ، قالَ : قال رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « الجَنَّةُ أَقْرَبُ إلى أَحَدِكُمْ مِنْ شِرَاكِ نَعْلِه وَالنَّارُ مِثْلُ ذلك » رواه البخاري .

Artinya: Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu, katanya : “Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda kepadaku: “Surga itu lebih dekat dari seorang diantara engkau semua daripada tali terompah sandalnya dan nerakapun demikian pula.” (HR. Bukhari).

Baca Juga :   Umat Nabi Muhammad Akan Menjadi Saksi Nabi Dan Umat Terdahulu

Kenapa penyampaian Rosulullah surga atau neraka itu lebih dekat dari pada tali sandal kita, menurut Ustadz Rifki Azmi dalam kajian rutin hari sabtu di Kantor PCNU Bojonegoro, bahwa sandal adalah alat untuk berjalan sehingga kita sebagaimana sandal untuk berjalan maka berjalan untuk menggapai surga atau neraka.

“Artinya setiap amal kebaikan meski sekecil apapun dapat mengantarkan ke surga. Begitu juga sebaliknya, neraka bagi seseorang lebih dekat dari pada tali sandalnya, yaitu kejahatan atau amal buruk sekecil apapun dapat mengantarkan ke neraka,” terangnya pada kajian Sabtu 8-Juni-2024

Baca Juga :   Kapolres Bojonegoro Road Sow Silaturahmi, ke Pengurus FKUB, PSHT Hingga PC NU

Selain itu, juga ada penjelasan lain sesuai yang di sampaikan oleh Kiyai Ahmadi Ilyas selaku pengasuh kajian, bahwa surga atau neraka itu lebih dekat dari pada amalnya. Artinya orang itu tidak boleh mengandalkan amalnya, namun kita wajib beramal.

“Karena orang itu masuk surga atas rahmat Allah subhanahu wa ta’ala” pungkasnya.

Penulis : Rozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *