Sudah di Akhir Tahun, Serapan Belanja Modal di Bojonegoro baru 43,03 %

oleh -
oleh
(Pembangun Saluran Air dan Trotoar Jalan KH. Mansur Bojonegoro, Foto tanggal 3-12-2022. Syafik)

Bojonegoro,damarinfo.com – Data dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam laman djpk.kemenkeu.go.id (diakses Minggu,11-Desember-2022,  10.00 WIB) menyebutkan bahwa realisasi belanja atau serapan anggaran di Kabupaten Bojonegoro per 10-Desember-2022 sebanyak Rp. 3,66  triliun atau 61,59 persen dari total belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Kabupaten Bojonegoro sebesar Rp. 5,9 triliun.

Dari serapan belanja tersebut yang tertinggi adalah belanja bantuan keuangan 82,89 persen, berikutnya adalah belanja pegawai 76,76 persen, selanjutnya belanja barang dan jasa sebesar 71,29 persen. Sementara untuk belanja modal (Pembangunan infrastruktur ,jalan, jembatan dan bangunan lainya) masih di angka 43,03 persen atau Rp.  623,9 miliar dari total belanja Rp. 1,45 triliun.

Baca Juga :   Dinas Apa di Bojonegoro yang Paling  Besar Anggaran Belanjanya? Berikut Datanya..

Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Bojonegoro (DPRD) Bojonegoro Lasuri menyampaikan bahwa target serapan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro adalah 90 persen. Dengan melihat angka serapan dari data tersebut sepertinya tidak mungkin tercapai.

“ya tidak mungkin, wong target serapan itu tidak masuk akal” Kata Lasuri

Lanjut Lasuri, antara target serapan dengan target SiLPA APBD 2022 yang digunakan untuk menutup defisit APBD 2023 berlawanan, pasalnya target serapannya 90 persen sementara target SiLPAnya Rp. 2,3 triliun. Hitunganya jika serapan 90 persen maka SILPA tahun 2022 hanya Rp. 594 miliar yakni 10 persen dari total belanja APBD 2022.

Baca Juga :   Pemkab Bojonegoro Berencana Beli Tanah Senilai Rp. 516 miliar. Untuk Apa?

Serapan anggaran belanja di Kabupaten tetangga, Kabupaten Lamongan sebesar 85,33 persen, serapan belanja modalnya 69,11 persen, Kabupaten Tuban 80,25 persen dengan serapan belanja modalnya 91,86 persen. Kabupaten Ngawi serapan belanjanya 78,3 persen dengan serapan belanja modalnya 67,97 persen.  Jadi serapan anggaran belanja Kabupaten Bojonegoro per 10 Desember 2022 terendah di antara tiga kabupaten tetangga.

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *