Soal Investasi Baru PT. ADS di Blok Cepu; Lasuri : Orang Bojonegoro Jangan Dibohongi Terus

oleh -1888 Dilihat
oleh
(Anggota Banggar DPRD Bojonegoro Lasuri . Foto : Syafik)

Bojonegoro,damarinfo.com – Anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro Lasuri menegaskan bahwa investasi PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS) di sumur pengembangan Blok Cepu adalah investasi baru yang dibiayai oleh PT. ADS sendiri, tanpa ada biaya investasi baru dari PT. Surya Energi Raya (SER), Sehingga seharusnya ada perubahan skema bagi hasil antara PT. ADS dan PT. SER.

“Kita jangan dibohongi terus, ini soal “nasionalisme” Bojonegoro” Tegas Pria yang Juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Bojonegoro ini.

Lanjut Lasuri, sumur pengembangan itu di luar dari bagian kesepakatan awal antara PT. SER dan PT. ADS, selain itu investasi dari PT. SER di PT. ADS dalam bentuk Saham Seri C juga sudah dikembalikan. Jadi menurut Lasuri  harus ada perubahan skema bagi hasil untuk sumur pengembangan di Blok Cepu.

“semestinya skemanya diubah menjadi 75 persen untuk Pemkab, dan 25 persen untuk PT. SER atau minimal sesuai dengan besaran saham yang dimiliki oleh Pemkab Bojonegoro yakni 51 %” Kata Lasuri.

Baca Juga :   Pihak PT ADS dan PT SER Gelar Pertemuan Tertutup

Lasuri meminta kepada Pemkab Bojonegoro sebagai pemilik sah penyertaan modal atau Participating Interest (PI) Blok Cepu untuk melakukan negosiasi ulang soal skema bagi hasil ini. Menurutnya ini urusan bisnis murni, jangan dicampur adukan dengan urusan politik, yang bisa merugikan kepentingan masyarakat Bojonegoro.

“ini kan perjanjian bisnis, masak tidak bisa diubah? Wong undang-undang saja bisa diubah,” Ujar Politisi asal Kecamatan Baureno ini.

Sebagai informasi komposisi saham  PT. ADS sudah berubah sebanyak tiga kali berdasar perubahan AD/ART nya. Dalam perubahan terkahir, komposisi saham PT. ADS adalah Pemkab Bojonegoro yang menguasai saham seri A dan B, menempatkan Rp. 2.008.000.000,00, sementara PT. SER menguasi saham seri B senilai Rp. 6.000.000.000,00 dan seri C senilai Rp. 1.363.284.000.000,00. Total saham yang dimiliki oleh PT. SER adalah 1.369.284.000.000,00 (Satu triliun tiga ratus enam puluh sembilan miliar lebih).

Baca Juga :   Investasi Pengembangan Sumur Minyak, PT. SER tak Perlu Setor Modal

Dalam perjanjian antara PT. ADS dan PT. SER disepakati bahwa pembagian dividen dilakukan setelah seluruh modal yang disetor telah kembali. Besaran pembagian deviden adalah Pemkab Bojonegoro 25 persen dan PT.SER 75 persen.

Dan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. ADS tahun buku 2017-2018 yang digelar pada 4-Agustus-2020, diputuskan untuk mengembalikan dana dari Saham Seri-C milik PT. SER sebesar Rp. 1.363.284.000.000,00.

Berikutnya pada RUPS untuk tahun buku 2020, yang digelar pada Rabu 9-Juni-2021, diantaranya memutuskan untuk menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Di antaranya adalah menyetujui rencana perubahan komposisi saham PT. ADS, yakni Pemkab 51 persen dan PT. SER 49 persen. Selanjutnya menyetujui perubahan AD/ART, terkait maksud dan tujuan dan penyesuaian jumlah direksi dan komisaris sesuai AD/ART akibat dari penarikan saham seri C.

Penulis ;Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *