Serapan Anggaran di Bojonegoro Capai 25 Persen

oleh
(Infografis APBD sebelum dan sesudah refocusing dan re alokasi untuk penanganan covid 19. Editor : Kholik)

Bojonegoro – Serapan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 Kabupaten Bojonegoro per 31 Juli 2020 sebesar 25 persen. Penyebabnya, adanya realokasi dan refocussing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro Luluk Arifah mengatakatan, penyebab serapan yang 25 persen tersebut karena adanya realokasi (alokasi ulang) dan refocusing anggaran untuk covid-19. “Untuk serapan anggaran covid-19 tersebar di masing-masing OPD,” kata Luluk panggilannya pada damarinfo.com, Jumat 7-Agustus-2020.

Data APBD Kabupaten Bojonegoro tahun 2020, setelah refocusing (menunda atau membatalkan kegiatan yang tak relevan) dan realokasi anggaran sesuai Peraturan Bupati Bojonegoro Nomor 26 tahun 2020. Yaitu tentang perubahan ke lima atas Peraturan Bupati Nomor 42 tahun 2019 tentang Penjabaran APBD tahun 2020.

Disebutkan bahwa jumlah total belanja daerah adalah Rp. 5.562.842.528.963,13 (Lima triliun, lima ratus enam puluh dua miliar lebih). Jika serapan anggaran sebesar 25 persen maka jumlah anggaran yang sudah terserap adalah Rp. 1.390.710.632.241,- (Satu triliun tiga ratus sembilan puluh miliar lebih).

Baca Juga :   Dihadiri Tiga Menteri, Bojonegoro Gelar Vaksin Massal dengan 22.590 Dosis

Mengutip data dari laman monev.lkpp.go.id (diakses terakhir tanggal 7-8-2020, pukul 20.09), serapan anggaran nasional adalah 21,57 Persen. Sehingga serapan anggaran di Kabupaten Bojonegoro lebih tinggi dari serapan anggaran secara nasional. Hal ini berdasar pengakuan Kepala BPKAD Kabupaten Bojonegoro Luluk Arifah.

Baca Juga :   Ujian Nasional Dibatalkan, Berikut  Acuan Kelulusan Siswa

Data berbeda disebutkan dalam laman monev. Lkpp.go.id tersebut, yang menyebutkan bahwa progres keuangan Kabupaten Bojonegoro hingga bulan Juli 2020 adalah 18.33 persen, dengan progres fisik sebesar 37 persen.
Penulis : Syafik

Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *