Seniman Barongan Blora Belajar Jadi Youtuber

oleh
Indra Bagus Kurniawan dan rekan-rekanya dari Paguyuban Seni Barongan Blora Kumara Krida Mustika.Foto/Ais

Blora- Pandemi virus corona (Covid-19) telah berdampak pada seluruh sendi kehidupan masyarakat, tidak terkecuali bidang seni budaya. Sejak pandemi corona merebak pada awal Maret 2020, tak ada lagi pementasan seni budaya seperti barongan di Blora.

Padahal, selain untuk melestarikan kesenian khas Blora, penampilan para pelaku seni barongan di depan khalayak juga dalam rangka mendapatkan penghasilan. Namun, tak ingin berlarut-larut tanpa aktivitas, sejumlah seniman barongan mulai mencoba beradaftasi dengan aturan protokol kesehatan seperti jaga jarak (physical distancing) ataupun pembatasan sosial (social distancing).

Salah satunya dengan menjadi youtuber. Jika chanel youtube seniman barongan itu mendapatkan subscriber dan ditonton banyak orang di belahan dunia, bukan tidak mungkin mereka bakal memperoleh pendapatan dari google adsense lebih banyak dibanding honor saat tampil di pentas.

Salah pelaku seni barongan Kabupaten Blora yang mulai belajar menjadi youtuber adalah Paguyuban Seni Barongan Blora Kumara Krida Mustika dari Dukuh Triteh, Desa Tambahrejo, Kecamatan Tunjungan. Sebuah chanel youtube pun dibuat. Paguyuban yang dipimpin Indra Bagus Kurniawan memberi nama chanel youtubenya Kumara Krida Mustika.
‘’Sekarang zamannya internet. Jadi ya harus mengikuti perkembangan zaman. Meskipun belum bisa pentas lapangan, setidaknya pentas kita masih bisa dilihat di youtube. Sehingga masyarakat tidak lupa dengan kesenian dari paguyuban kami. Ini juga sedang belajar jadi youtuber, kerjasama dengan teman-teman komunitas youtuber Blora,’’ ujar Indra Bagus Kurniawan, Rabu 24-6-2020.

Baca Juga :   Positif Corona di Bojonegoro Naik Jadi 49 Orang, Tujuh Meninggal

Sejumlah video dokumentasi kala pentas pertunjukan yang selama ini disimpan, menurut Indra, mulai diedit dan diolah untuk diposting di akun youtube sebagai konten unggahan. Dengan beranggotakan mayoritas anak-anak muda, paguyuban inipun memiliki semangat besar untuk menampilkan hasil karyanya di chanel youtube. ‘’Semoga konten-konten yang kami unggah bisa menjadi pengobat kangen bagi masyarakat. Kita tahu bahwa masyarakat Blora sangat suka dan antusias menonton kesenian barongan,’’ tandas Indra didampingi sejumlah rekan-rekannya.

Kangen Pementasan
Meski mulai belajar menjadi youtuber dan beradaftasi dengan kondisi pandemi Covid-19, namun para pelaku seni barongan dari paguyuban Kumara Krida Mustika itu tetap merindukan pementasan yang ditonton langsung oleh banyak orang. Paguyuban itu pun mengaku masih menunggu keputusan pelaksanaan new normal untuk bidang seni budaya dari tim gugus tugas percepatan pananganan Covid-19 Kabupaten Blora yang diketuai Bupati Djoko Nugroho. ‘’Tentu juga kami berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. Sehingga kami bisa pentas seperti biasa,’’ kata Indra.

Baca Juga :   Blora Tak Ada Laut, Bupati: Embung Dimaksimalkan

Selain Paguyuban Seni Barongan Blora Kumara Krida Mustika, merambah ke dunia youtube juga dilakukan Paguyuban Seni Barongan Blora Risang Guntur Seto dari Kelurahan Kunden, Blora. Kegiatan pentas dan latihannya mulai diunggah di chanel youtube agar masyarakat tetap bisa menikmati di tengah pandemi Covid-19.

Seperti yang dilakukan pada Selasa 23-6-2020 siang. Paguyuban yang dipimpin Adi Wibowo (Didik RGS) itu menggelar latihan perdana pasca vakum beberapa bulan. Latihan dilakukan di sanggarnya, Omah RGS Ringin Kembar Kunden dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus korona.

Video dokumentasi latihannya langsung diunggah di chanel youtube Didik RGS Chanel agar masyarakat bisa menonton. ‘’Kami berlatih setelah 7 bulan vakum tidak ada kegiatan. Ini pertama kali latihan walaupun tidak komplit. Kita berlatih bersama penari jaranan untuk menciptakan karya-karya baru untuk mengusir jenuh. Tetap dengan protokol kesehatan. Ini juga untuk persiapan pentas virtual,’’ kata Didik RGS.
Penulis : Ais

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *