Sekilas tentang Webometrics : Ini Indikator Rangking Perguruan Tinggi di Kampus Kamu

oleh
Tampilan layar depan laman Webometrics yang rutin merilis daftar rangking perguruan tinggi dunia, termasuk Indonesia.

DAMARINFO.com- Berikut ini indikator yang digunakan Webometrics dalam menyusun dan menetapkan rangking perguruan tinggi di dunia, termasuk di Indonesia.

Webometrics rutin merilis daftar rangking perguruan tinggi dua kali dalam setahun yakni pada Februari dan Juli.

Kredibilitas Webometrics sendiri telah diakui perguruan tinggi di seluruh dunia.

Jika diibaratkan, Webometrics tak ubahnya seperti jurnal internasional terindeks scopus yang menjadi referensi atau rujukan bagi kalangan perguruan tinggi (dosen dan mahasiswa).

Daftar Rangking Perguruan Tinggi Versi Webometrics di Madiun, Kampusmu Peringkat Berapa?

10 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia. Yang Tiga dari Jawa Timur

Namun, tak hanya Webometrics saja yang menyusun daftar rangking perguruan tinggi.

Masih banyak lembaga yang kredibel yang rutin merilis peringkat atau daftar rangking perguruan tinggi di seluruh dunia berdasarkan indikator yang mereka gunakan.

Di antaranya UniRank, Times Higher Education (THE), QS World University Ranking (QS WUR), dan lain sebagainya.

Baca Juga :   Daftar Rangking Perguruan Tinggi Versi Webometrics di Madiun, Kampusmu Peringkat Berapa?

Dilansir damarinfo.com dari laman Webometrics.info, Webometrics merupakan salah satu lembaga internasional yang rutin melakukan perangkingan perguruan tinggi di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Indikator yang digunakan ada tiga, yakni impact, openness dan excellent.

Rangking Perguruan Tinggi di Bojonegoro Versi Webometrics. Siapakah yang Paling Unggul?

10 Tempat Wisata di Jawa Timur yang Rekomended. Pernah Kesana?

”Nilai ketiga indikator Webometrics ini sangat menentukan perangkingan sebuah perguruan tinggi, Semakin kecil nilainya berarti sebaik baik,” tulis iblu-academy di lamanya dikutip damarinfo.com, Minggu (6/11/2022).

Webometrics diciptakan oleh Almind dan Ingwersen (1997).

Menurut Iblu Academy, indikator penilaian Webometrics mengalami perubahan dalam satu dekade terakhir.

Saat ini indikator penilaian Webometrics yang terbaru terdiri dari tiga indikator. yaitu Impact Rank (bobot 50%), Openness Rank (10%) dan Excellent Rank (40%).

Impact Rank dinilai berdasarkan kinerja website dalam jumlah tautan/link (Backlink/Domain Refferal) website.

Baca Juga :   Ada 9 Universitas Muhammadiyah Masuk 100 Besar Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia. Apakah Kamu Alumninya??

”Semakin banyak link atau tautan website universitas anda yang pada website lain maka akan semakin baik nilai impact rank,” tulis Iblu Academy.

Hasil Brunei Darussalam vs Timor Leste di Kualifikasi Piala AFF 2022

Hasil Timnas Indonesia U20 vs Moldova U20 : Menguasai Jalannya Laga, Timnas Indonesia Tak Bisa Cetak Gol

Openness rank adalah jumlah rujukan dari artikel jurnal dosen di perguruan tinggi berdasarkan Google Scholar.

Adapun Excellence Rank adalah jumlah rujukan dari artikel jurnal dosen di perguruan tinggi  berdasarkan Shimago.

Peringkat atau rangking perguruan tinggi inipun bisa berubah sesuai hasil pemeringkatan dari tiga indikator tersebut.

Untuk bisa meningkatkan rangking perguruan tinggi ini, mahasiswa dan dosen antara lain harus rajin menghasilkan karya tulis ilmiah yang dimuat di jurnal internasional terindeks scopus.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *