Sarbumusi Bojonegoro Minta UMK Bojonegoro Naik Lebih dari 10 Persen.

oleh
(Ketua Sarbumusi Kabupaten Bojonegoro Amrozi. Foto : Rozi)

Bojonegoro, damarinfo.com – Dewan Pengupahan Kabupaten Bojonegoro masih belum bersepakat tentang besaran Upah Minimum Kabupaten  (UMK) Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 mendatang.

Ketua Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Bojonegoro Amrozi menyampaikan berdasar informasi yang didapat, bahwa Dewan Pengupahan Kabupaten Bojonegoro yang terdiri dari Pengusaha yang diwakili oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), buruh/pekerja yang diwakili Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SPSI) dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro masih berdebat tentang kenaikan UMK Kabupaten Bojonegoro.

“hingga tadi malam (28-11-2022) belum ada kata sepakat” Kata Gus Am-panggilanya

Namun demikian Gus Am meminta bahwa UMK Kabuapten Bojonegoro harus naik, besaran kenaikanya harus diatas Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/860/KPTS/013/2022 tanggal 21 November 2022 tentang Upah Minimum Provinsi Jatim Tahun 2023, yakni 7,8 persen. Gus Am meminta agar kenaikanya harus di atas 10 persen.

Baca Juga :    Bupati Bojonegoro :  “Skill Individu Pekerja Harus Ditingkatkan”

“kenaikan 10 persen saja, UMK Bojonegoro masih di bawah UMK Tuban dan Lamongan” Tegas Gus Am.

UMK Kabupaten Bojonegoro tahun 2022 adalah Rp. 2.079.568, sementara UMK Kabupaten Tuban adalah Rp. 2.359.224 dan UMK Kabupaten Lamongan adalah Rp. 2.501.977.

UMK Kabupaten Bojonegoro sendiri terus mengalami kenaikan, pada tahun 2018 UMK Kabupaten Bojonegoro Rp. 1.720.460, naik 8,7 persend dari UMK tahun 2017 sebesar Rp.. 1.582.615, pada tahun 2019 UMK Bojonegoro naik lagi sebesar 8 persen menjadi Rp. 1.858.613.

Baca Juga :   Sarbumusi Bojonegoro Kecewa Keputusan UMK Bojonegoro. Apa yang akan Dilakukan?

Pada tahun 2020, UMK Kabupaten Bojonegoro naik lagi dibanding tahun 2019, UMK Kabupaten pada tahun 2020 adalah Rp. 2.016.780 atau naik 8,5 persen, tahun 2021 naik lagi sebesar 2,5 persen menjadi Rp. 2.066.781 dan pada tahun 2022 naik lagi menjadi sebesar Rp. 2.079.568 atau naik 0,6 persen.

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *