Rencana Tes Sumur Produksi, PEPC Sosialisasi ke Warga

oleh
PEPC sebagai operator utama yang mengelola lapangan migas Jambaran Tiung Biru (JTB) tengah melakukan sosialisasi ini ke warga setempat, pada Rabu 2-8-2020.Foto/dok.Humas PEPC

Bojonegoro- Pihak Pertamina EP Cepu (PEPC) akan melakukan well test pada 4 sumur Jambaran East (JE) di Desa Bandungrejo, Kecamatan, Ngasem Bojonegoro, Jawa Timur September mendatang. Untuk itu, PEPC sebagai operator utama yang mengelola lapangan migas Jambaran Tiung Biru (JTB) perlu melakukan sosialisasi ini ke warga setempat.

Sosialisasi ini dihadiri perwakilan dari SKK Migas, Ami Hernawati, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro, Muhayanah, Kepala Pelaksana BPPD Bojonegoro, Camat dan Muspika Ngasem, Lurah serta sejumlah tokoh masyarakat setempat di Desa Bandungrejo, Ngasem, Bojonegoro pada Rabu, 2 Agustus 2020.

Menurut JTB Site Office & PGA Manager, Edy Purnomo bahwa sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait well pad Jambaran East nanti.  “Kami ingin kulo nuwun ke warga. Mohon dukungan dan doanya, supaya kegiatan well test berjalan aman,” terang Edy.

Perwakilan SKK Migas, Ami Hernawati menerangkan, pendapatan Migas dari JTB secara mayoritas akan masuk ke kas negara. “Hasil dari migas nanti akan jadi milik negara, yakni 85 persen masuk ke kas negara, untuk kemajuan bersama, sisanya yang 15 persen untuk KKKS nya. Mohon dukungan semua untuk kelancaran proses well test nanti ya, ini untuk kepentingan kita bersama,”urai Ami.

Baca Juga :   Tahun 2019 Pendapatan PEPC Naik Menjadi USD 849,5 Juta

Camat Ngasem, Waji mengharapkan sosialisasi dapat diterima dan dipahami oleh masyarakat secara baik. Dia berharap well test berjalan sesuai rencana dan mendapat hasil seperti yang diperkirakan. Sehingga PEPC segera bisa berproduksi gasnya untuk mendukung ketahanan energi nasional. “Harapan kedepan tes sumur bisa berjalan aman dan hasilnya sesuai dengan estimasinya,” ungkapnya.

Well test sendiri nantinya dilakukan dengan cara membersihkan sumur dari fluida non Hidrokarbon agar bisa dialirkan ke Fasilitas produksi. Well test juga bertujuan untuk memastikan kesiapan peralatan dan sumur agar bisa optimal beroperasi selama kurun waktu 16 tahun dan menghasilkan 310 MMSCFD.

Baca Juga :   Protap Kesehatan, Komisi C DPRD Bojonegoro ke Perusahaan Rokok

Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dilaksanakan oleh PT Pertamina EP Cepu. Pada April 2020 lalu, Proyek JTB telah berhasil menyelesaikan proses Completionnya pada pengeboran WellPad Jambaran East.

Tim Rigless Operations PEPC telah memitigasi resiko dari kegiatan well test nanti secara matang. Dalam kegiatan sosialisasi tersebut juga diterangkan secara detail langkah-langkah yang telah disiapkan untuk kelancaran proses well test dan dampaknya. Termasuk bagaimana agar masyarakat sekitar tetap aman dan nyaman.

Perwakilan Tim Rigless Operations PEPC, Mulyadi mengatakan PEPC melakukan berbagai antisipasi untuk mencegah adanya efek baik langsung maupun tidak langsung. PEPC telah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses well test ini berjalan secara optimal dan aman.
Penulis : Sujatmiko/bahan Humas PEPC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *