Remaja di Blora Disarankan Menikah Minimal Usia 21 dan 25 Tahun

oleh
DUTA GENRE : Ketua Tim Penggerak PKK Blora Hj Ainia Sholichah Arief Rohman menyerahkan piala kepada pemenang pemilihan duta genre Kabupaten Blora di pendopo rumah dinas bupati, Rabu 24-3-2021.Foto/Ais

Blora- Muhammad Teguh Budimansyah dan Ni Wayan Amanda Putri terpilih menjadi duta generasi berencana (genre) Kabupaten Blora 2021. Utusan Kecamatan Cepu dan Japah itu memenangi grand final pemilihan duta genre tingkat kabupaten yang digelar di pendopo rumah dinas bupati Blora, Rabu 24-3-2021.

Atas kemenangannya tersebut, keduanya berhak mewakili Blora di ajang pemilihan duta genre tingkat Provinsi Jawa Tengah 2021. ‘’Alhamdulillah senang sekaligus tertantang untuk mengembang tugas sebagai duta genre Kabupaten Blora 2021 bersama Mbak Wayan. Mohon doanya semoga kedepan kita berdua bisa melaksanakan tugas untuk mengajak para remaja Blora menjadi generasi yang sehat dan berencana,’’ ujar Teguh didampingi Ni Wayan.

Penobatan keduanya sebagai pemenang pemilihan duta genre Kabupaten Blora 2021 dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Blora Hj Ainia Sholichah Arief Rohman didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Achmad Nurhidayat dan para juri. ‘’Selamat untuk Mas Teguh dan Mbak Wayan. Mari kita bersama-sama membuka lebar pintu komunikasi untuk sharing bersama tentang masalah remaja agar remaja Blora kelak bisa menjadi genre yang berkualitas. Kalian adalah duta-duta genre harapan masa depan Kabupaten Blora,’’ pesan Hj Ainia Sholichah.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Achmad Nurhidayat  menjelaskan, seleksi duta genre dilakukan dari tahap pendaftaran pada 28 Januari-25 Februari 2021 dengan jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 140 orang. Dalam tahap seleksi adminisrasi yang dilaksanakan 16-17 Februari diperoleh 90 orang peserta yang lolos seleksi. Dari jumlah itu kemudian diseleksi lagi menjadi 10 orang pasangan yang lolos grand final. Selain keserasian busana yang dikenakan dan penampilan, dalam babak grand final itulah para peserta dicecar sejumlah pertanyaan oleh para juri. Kepada mereka ditekankan untuk merencanakan masa depan dengan baik, termasuk pernikahan yang akan dijalani kelak. Yakni menikah pada usia minimal 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki. ‘’Duta genre akan menjadi role model dan anutan serta contoh bagi para remaja di Blora. Selain itu harus bisa menginspirasi teman-teman lainnya,’’ katanya.

Selain Teguh dan Ni Wayan yang dinobatkan sebagai juara pertama, dewan juri juga menetapkan juara kedua diraih Julian Aditia (SMAN 1 Jepon) dan Ria Boita (Kecamatan Tunjungan). Juara ketiga pasangan Majid Subiyanto (SMAN 1 Ngawen) dan Retan Arista Kesi Wijayanti (Kecamatan Bogorejo). Adapun juara berbakat diperoleh pasangan Muhammad Rizal (SMK NU Kedungtuban) dan Aisyah Syifa Azzahra (Kecamatan Banjarejo).

Di acara babak final pemilihan duta genre tersebut, Bupati H. Arief Rohman dan istri Hj Ainia Sholichah dinobatkan sebagai ayah dan bunda genre Kabupaten Blora 2021-2026. ‘’Diharapkan dari kegiatan ini akan lahir generasi-generasi kita yang menjadi duta dalam membantu program pemerintah khususnya dalam bidang keluarga berencana dan di bidang kependudukan. Ini menjadi sebuah inspirasi untuk adik-adik kita agar bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat dan kuat,’’ kata Bupati H Arief Rohman.

Penulis  : Ais

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *