Realisasi Belanja Kabupaten Bojonegoro Tahun 2023 tak Capai  80 persen

oleh
oleh
(Pj. Bupati Adriyanto bersama pimpinan DPRD Bojonegoro menunjukan nota LKPJ Kabupaten Bojonegoro 2023. Gedung DPRD Bojonegoro Jalan Veteran. Rabu 13-3-2024. Foto : bojonegorokab.go.id)

 

Bojonegoro,damarinfo.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 setelah perubahan mencapai Rp. 8,67 triliun lebih. Dengan perincian rencana belanja sebesar Rp. 8,07 triliun dan pengeluaran pembiayaan Rp. 600 miliar.

Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Adriyanto menyampaikan bahwa dari rencana  belanja sebesar itu terealisasi 78,6 persen.

“Sedang target belanja daerah tahun 2023 sebesar Rp 8,07 triliun dan terealisasi Rp 6,34 triliun, atau setara dengan 78,63 persen,” Kata Bupati Adriyanto saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2023 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jalan Veteran Kota Bojonegoro, Rabu 13-3-2024

Dalam laporannya, Bupati Adriyanto menjelaskan Kabupaten Bojonegoro memiliki target pendapatan tahun 2023 sebesar Rp 5,45 triliun dan terealisasi di atas target, yakni Rp 6,01 triliun atau setara 110,28 persen. Pendapatan ini meningkat dari dua tahun sebelumnya, yaitu tahun 2022 sebesar Rp 5,76 triliun dan pada 2021 sebesar Rp 5,90 triliun.

Baca Juga :   Hasil Temuan Pansus III LKPJ Bupati Bojonegoro tahun 2021. Isinya Memprihatinkan

“Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bojonegoro dengan migas pada tahun 2023 sebesar 2,47 persen,” Lanjut Bupati Adriyanto.

Selain menyampaikan tentang pertumbuhan ekonomi tahun 2023, juga disampaikan indikator makro lainnya di antaranya di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 sebesar 71,8. Juga angka kemiskinan menurun dari 12,21 persen tahun 2022 menjadi 12,18 persen tahun 2023. Tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 menurun dari 4,69 persen menjadi 4,63 persen.

“Ketimpangan antar wilayah di Kabupaten Bojonegoro semakin menurun. Hal tersebut  ditandai dengan penurunan Indeks Williamson sejak 4 tahun terakhir yakni dari 0,5392 di tahun 2020 menjadi 0,23 di tahun 2023,” imbuhnya

Sementara itu, untuk Indek Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Kabupaten Bojonegoro mengalami tren meningkat tiap tahun. Nilai IKUB dari tahun 2022 ke 2023 mengalami pengingkatan 1.15 poin, yakni sebesar 81,7. Indeks Pembangunan Gender (IPG) Bojonegoro Tahun 2023 lebih tinggi dari Tahun 2022, sebesar 90,98. Dan Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2023 adalah 71,96 dengan kategori BB.

Baca Juga :   Duwit Bojonegoro Tahun 2023 Bisa Tembus Rp. 8 Triliun.

“Pemkab Bojonegoro akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan berkesinambungan membangun komitmen bersama dalam menyusun anggaran daerah demi kesejahteranan sosial. Juga meningkatkan daya saing daerah,” tegasnya.

Selanjutnya, Bupati Adriyanto juga memaparkan capaian indikator kinerja masing masing urusan dalam penyelenggaraan pemerintahan pada tahun 2023. Yakni terdiri dari 6 urusan wajib pelayanan dasar, 18 urusan wajib bukan pelayanan dasar, 5 urusan pilihan, 2 unsur pendukung, 4 unsur penunjang, 1 unsur pengawasan, 1 unsur kewilayahan dan 1 unsur pemerintahan umum. Selain itu juga ada 12 capaian penghargaan nasional dan juga 12 prestasi regional yang diraih Bojonegoro selama tahun 2023.

Penulis : Syafik

Sumber : bojonegorokab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *