Puskesmas Sekaran Jemput Bola Pelayanan Kesehatan

oleh
Kepala Desa Kembangan Mashuda (bertopi merah) turut dalam pemeriksaan kesehatan di kegiatan Posbindu.Foto/ Totok Martono

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan melakukan langkah jemput bola untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Terutama kegiatan Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM)) di 21 Desa di kecamatan itu.

Seperti di Desa Kembangan, Sabtu 7-3-2020 petugas kesehatan Puskesmas Sekaran memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada ratusan warga. “Kegiatan pelayanan kesehatan diberikan rutin setiap bulan di setiap desa. Ini sebagai upaya untuk peningkatan kesehatan dan penyadaran hidup sehat bagi masyarakat,” kata koordinator petugas kesehatan M.Maszudi kepada damarinfo.com.

Pelayanan kesehatan yang dipusatkan di Pendopo Kantor Desa Kembangan dihadiri ratusan warga berusia 20 tahun hingga lanjut usia (lansia). Pemeriksaan gratis diberikan dalam bentuk pemeriksaan tensi darah,pemeriksaan kadar gula, dan kolesterol. Petugas yang terdiri dari satu perawat, dua bidan dan satu dokter konsultan, juga menyiapkan laboratorium sederhana untuk pemeriksaan darah.

Menurut Maszudi selain mendapatkan pemeriksaan dan obat warga juga mendapatkan penyuluhan tentang pola hidup sehat. Terdapat 179 warga mengikuti kegiatan tersebut. Sebagian besar merupakan lansia. Rata-rata penyakit yang diderita seperti diabetes, asam urat dan kolesterol.

Baca Juga :   Layanan Gratis Forum Jumpa Desa di Sekaran

Kepala Desa Kembangan Mashuda menambahkan kegiatan Posbindu sangat membantu masyarakat dalam mendeteksi penyakit. “Tidak saat sakit baru berobat. Kegiatan Posbindu juga mendeteksi gejala penyakit sehingga tidak sampai sakit berat,” ujarnya.

Baca Juga :   Pasar Sido Makmur Blora Perketat Protokol Kesehatan

Selain Posbindu Pemerintah Desa Kembangan juga rutin memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita guna mencegah ada stunting di desa itu.
Salah satu warga Mbah Suliyem mengaku senang dengan pemeriksaan gratis tersebut. “Senang bisa priksa dan dapat obat gratis,” ucapnya. Dirinya setiap bulan rutin periksa setiap bulan karena tidak ingin sakit dan tetap panjang umur.
Penulis :Totok Martono
Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *