Proyek JTB Diproyeksikan Tahun 2021 Beroperasi

oleh
Perwira Staf Ahli Tk. III Kasad Bidang Komunikasi Sosial, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Arif Rahman, usai peninjauan lapangan di Gas Prosessing Facility (GPF), Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur, pada Kamis 6-Agustus-2020. Foto/dok.Humas PEPC

Bojonegoro-Proyek pengembangan gas lapangan unitisasi Jambaran Tiung Biru (JTB) diharapkan bisa selesai tahun 2021 mendatang. Sehingga tahun depan bisa mulai beroperasi untuk menunjang ketahanan energi nasional kita.

“Tahun depan mudah-mudahan sudah rampung proyeknya, saya akan kembali kesini lagi untuk melihat ini mulai beroperasi,” ujar Perwira Staf Ahli Tk. III Kasad Bidang Komunikasi Sosial, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Arif Rahman, usai peninjauan lapangan di Gas Prosessing Facility (GPF), Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur, pada Kamis 6-Agustus-2020.

Mantan Panglima Kodam V Brawijaya ini berharap, proyek pengembangan gas lapangan JTB dapat berjalan aman dan selesai sesuai jadwal yang direncanakan. Pihaknya mengapresiasi setelah menyaksikan langsung perkembangan proyek JTB yang tengah dikerjakan oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC) bersama dengan mitra kerjanya, RJJ dan sub-kontraktor pelaksana.

Menurut Mayjen TNI Arif Rahman, penting bagi semua pihak, mengingat proyek ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah ditetapkan oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP). Di sisi lain situasi pandemi ini telah membuat pengerjaan proyek ini menerapkan protokol ketat kesehatan supaya semua pihak tetap dalam kondisi sehat. “Ini sangat membanggakan kita semua, semoga fasilitas yang dibangun ini bisa berjalan lancar dan sesuai dengan rencana,” ujarnya.

Baca Juga :   Tahun Baru, Penumpang KA di Daops 8 Surabaya Naik 7 Persen

Sementara itu JTB Site Office & PGA Manager PT Pertamina EP Cepu, Edy Purnomo berterima kasih atas dukungan Mabes TNI AD. “Kami berterimakasih. Karena dukungan beliau (Mayjen Tni Arif Rahman) cukup berarti untuk kelancaran pekerjaan proyek ini,” ungkapnya.

Baca Juga :   Masa Tunggu Keberangkatan Haji di Blora 28 Tahun

Selain dari Mabes AD, dalam kunjungan ini juga diikuti oleh Kepala Departemen Sekuriti KKKS SKK Migas, Rudi Fajar, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto serta perwakilan SKK Migas Jabanusa. Usai melakukan kunjungan ke proyek JTB, Arif Rahman beserta rombongan menuju Markas Kodim 0813 Bojonegoro.
Penulis : Sujatmiko/Sumber Humas PEPC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *