Prosentase Kasus Kematian Covid-19 di Bojonegoro Lebih Tinggi dari Jatim

oleh
Grafik positif dan kululatif kasus COvid-19 di Kabupaten Bojonegoro.Dok.Syafik

Bojonegoro- Kecenderungan atau kasus terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19 di Bojonegoro terus naik. Yang lebih fokus, Angka kematian Covid-19 yang sedang trend di kabupaten ini juga mengalami kenaikan.

Data terbaru, yang tercatat pada per hari Rabu 24 Juni 2020 kasus terkonfirmasi positif secara komulatif telah menjadi 113 kasus. Sementara angka terkonfirmasi positif covid-19 tertinggi, tercatat pada tanggal 22 Juni 2020 dengan 13 kasus.

Dari data perkembangan kasus covid-19 tingkat kabupaten, provinsi dan nasional, didapatkan bahwa Case Fatality Rate (CFR) atau tingkat Kematian Kasus Covid-19 di Bojonegoro lebih tinggi dari Jawa Timur (Jatim) maupun Nasional. Tingkat CFR Kabupaten Bojonegoro mencapai 11,5 persen, sementara di Jatim CFR nya 7,46 persen. Dan nilai CFR Kabupaten Bojonegoro jauh lebih tinggi dari CFR Nasional yakni 5,25 persen.

Sebaliknya tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 di Bojonegoro lebih rendah dibandingkan dengan tingkat kesembuhan provinsi maupun nasional. Tingkat kesembuhan pasien covid-19 di Bojonegoro 21,24 persen, sementara di Jatim 31,47 persen dan secara nasional tingkat kesembuhanya 40,11 persen.

Baca Juga :   Dinas Kesehatan Bantah Ada PDP Corona di Bojonegoro

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bojonegoro Masirin mengatakan untuk hari Rabu 24-6-2020 terjadi penambahan kasus baru terkonfirmasi positif sebanyak lima orang, dari Kecamatan Bojonegoro empat orang dan dari Kecamatan Baureno satu orang. Sehingga status positif terkonfirmasi positif sebanyak 77 orang dengan rincian 76 orang dirawat dan satu orang meninggal dunia. “Ada penambahan lima kasus baru,” kata pria yang juga menjabat Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini.

Data kumulatif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro terhitung, Rabu malam 24-6-2020.Dok. Humas Pemkab Bojonegoro

Lebih lanjut Masirin menyampaikan, untuk status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada penambahan baru satu orang di Kecamatan Balen. Di samping satu orang yang meningkat status menjadi positif terkonfirmasi di Kecamatan Dander. Sehingga status PDP pada hari ini tetap sebanyak 3 orang. Status PDP kumulatif sebanyak 27 orang, dalam pengawasan 3 orang, selesai dalam pengawasan 13 orang dan meninggal dunia 11 orang.

Baca Juga :   Mahasiswa Undip Buat Pestisida dari Bumbu Dapur

Untuk status Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada penambahan baru sebanyak lima orang di Kecamatan Malo satu orang, Dander satu orang dan Bojonegoro tiga orang. Disamping selesai dalam pemantauan dua orang di Kecamatan Kedungadem satu orang dan Kalitidu satu orang.

Selain itu terdapat satu orang yang meningkat status menjadi positif terkonfirmasi di Kecamatan Bojonegoro. Sehingga jumlah ODP pada hari ini sebanyak 23 orang. ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 276 orang, meliputi dipantau 23 orang, selesai pemantauan 250 orang dan meninggal dunia 3 orang.
Untuk status Orang Dengan Risiko (ODR) sebanyak 42.839 orang dan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 357 orang.
Penulis : Syafik
Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *