PPDB di Bojonegoro Mulai Dibuka, Siswa Masih Belajar di Rumah

oleh
Pasangan suami-istri meminta konfirmasi terkait pelaksnaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di saat pandemi covid-19 di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Bojonegoro. Foto/Rozikin

Bojonegoro – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Bojonegoro dibuka mulai Senin, 8 – 12 Juni 2020 dan hari ini Selasa, 9 Juni 2020 adalah hari kedua.

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Bojonegoro Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Adi Prayitno mengatakan, para calon peserta didik baru bisa mendaftar dari rumah masing – masing tanpa harus datang kesekolah yang dituju. Sedangkan nomor PIN nantinya bisa diambil di sekolah setempat dan di kantor cabang dinas. “Bisa daftar cukup dari rumah, seiring dengan pandemi covid 19″ ujarnya pada damarinfo.com, Selasa 9-Juni-2020.

Baca Juga :   Dua Warga Bojonegoro Sembuh dari Covid-19

Adi Prayitno melanjutkan, nantinya baik lulusan Tsanawiyah maupun SMP akan tertampung semua karena daya tampungnya seimbang. Ia meminta kepada orang tua wali murid tidak perlu cemas dan gaduh terkait pendaftaran hingga pengumuman nantinya.

Untuk saat ini, lanjutnya, kapan masuknya peserta didik atau pemberlakuan new normal masih menanti Surat Edaran (SE) dari Gubernur Jawa Timur dan juga Kepala Dinas Provinsi Jawa Timur. Sehingga peserta didik tetap belajar di rumah dengan dipandu guru juga dari rumah dengan sistem belajar daring maupun vidcon.”Untuk mengetahui pelaksanaan belajar di rumah, setiap minggu di lakukan evaluasi secara berkala. selain itu juga menjaring aspirasi peserta didik” tandas Adi Prayitno.

Baca Juga :   Gangguan PDAM Bojonegoro, Warga: Katanya Normal, Kok Macet
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Adi Prayitno.Foto/Rozikin

Hingga saat ini, untuk pegawai kantor cabang dinas pendidikan masih tetap bekerja seperti biasa dan untuk kepala sekolah juga setiap hari masuk. untuk guru sistem piket.

Adi Prayitno berpesan kepada peserta didik dalam kondisi pandemi covid-19 ini harus tetep belajar dengan tekun. Mentaati apa yang sudah diperintahkan dan sarankan serta jaga kesehatan. Karena hal itu suatu hal yang utama. Juga pesan kepada pada guru, untuk tetep mengemban tugas dengan baik. Prinsipnya tetap bekerja meskipun dari rumah.
“Istilahnya Work From Home (WFH) dengan memberikan materi, evaluasi dan tindak lanjut,” tegasnya.

Penulis : Rozikin
Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *