Pertumbuhan Ekonomi Terendah, Sukur Priyanto : “Pemkab Bojonegoro Harusnya Malu!”

oleh
oleh
(Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto)

Bojonegoro,damarinfo.com – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bojonegoro tahun 2022 dengan Minyak dan Gas (Migas) masih terkontraksi atau pertumbuhan ekonominya negatif, bahkan angkanya lebih rendah dari tahun 2021.

Pada tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bojonegoro berada di angka -5,54,  dan pada tahun 2022 ini pertumbuhan ekonominya berada di angka -6,16. Angka ini menempatkan Kabupaten Bojonegoro menjadi Kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi terendah se Jawa Timur.

Menyikapi hal ini Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro Sukur Priyanto menyampaikan salah satu indikator utama pembangunan adalah pertumbuhan ekonomi, jika pertumbuhan ekonominya rendah berarti pembangunan tidak berhasil, begitu juga sebaliknya. Dengan rendahnya pertumbuhan ekonomi Bojonegoro dalam dua tahun terakhir yang negatif, menurutnya seharusnya menjadi perhatian serus Pemkab Bojonegoro.

“Pemkab Bojonegoro harusnya malu!” Kata Pria yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Bojonegoro ini.

Baca Juga :   Koq Bisa Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro Tahun 2013 Tertinggi, Padahal APBD nya Kecil?

Lanjut Sukur-panggilannya- Pemkab Bojonegoro harus malu kepada masyarakat Bojonegoro, kepada Kabupaten tetangga dan Pemerintah Pusat, pasalnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro sangat besar bahkan menduduki peringkat dua se Jawa Timur. Sukur menyebutkan APBD Perubahan tahun 2022 sebesar Rp. 7,03 triliun dan APBD induk tahun 2023 dialokasikan Rp. 7,4 triliun.

Baca Juga :   Tahun 2022, Simpanan Uang Pemkab Bojonegoro di Bank, Tertinggi Se Indonesia

“artinya selama ini program-program yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tidak tepat sasaran dan harus ada evaluasi total terkait dengan program-program tersebut” Kata Sukur

Sukur mengajak kepada kawan-kawan anggota DPRD Bojonegoro untuk mengingatkan  Pemkab Bojonegoro terkait dengan capaian indikator pembangunan di Bojonegoro, khususnya soal pertumbuhan ekonomi.

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *