Pertamina EP Sukowati Beri Pelatihan Digital Marketing kepada UMKM

oleh
(Para peserta pelatihan Digital Marketing Pertamina EP Sukowati. New Cafe Garasi, Sabtu, 22-10-2022. Foto : ulil)

Bojonegoro,damarinfo.com – Digital Marketing menjadi keniscayaan dalam pemasaran sebuah produk di era ditigal saat ini. Kemampuan digital marketing menjadi wajib bagi pelaku usaha termasuk para pelaku Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM). Pun untuk pelaku UMKM di Bojonegoro, untuk mengembangkan usaha yang dimilikinya, kemampuan memasarkan dalam ranah digital menjadi penting.

Dalam mengasah kemampuan digital marketing maka diperlukan pelatihan-pelatihan yang tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Beruntung Pertamina EP Sukowati memberikan pelatihan tersebut kepada pelaku UMKM di sekitar wilayah produksinya yakni Desa Ngampel Kecamatan Kapas  dan Desa Sambiroto Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Pelatihan kali ini digelar di Cafe New Garasi di Desa Campurejo Bojonegoro, Sabtu 22-19-2022.

Baca Juga :   Melalui BFW 2022,  Batik Blora Naik Kelas dan Semakin Berkualitas

Jumlah peserta yang ikut cukup banyak, ada 60 orang. Terdiri dari 30 anggota dari Kelompok Batik Sambiroto dan 30 anggota Kelompok UMKM Ampel Apik. Para peserta mendapatkan pelatihan tentang tata cara berjualan secara online, strategi pemasaran lewat media online, hingga praktek pengelolaan akun market place.

Kepala Desa Sambiroto Gunadi menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Pertamina EP Sukowati dalam memberdayakan UMKM di desanya. Gunadi berharap dengan pelatihan ini Sumber Daya Manusia (SDM) UMKM bisa berdaya dan Mandiri secara ekonomi.

“Pertamina telah membuktikan memberikan dampak positif bagi masyarakat” Kata Gunadi

Baca Juga :   DPRD Bojonegoro Sebut Data Tenaga Kerja Pertamina Asset 4 Tertutup

Humas Pertamina EP Sukowati Yudha mengatakan bahwa saat ini terbuka peluang untuk menjual produk hingga ke manca negara.
“caranya melalui digital marketing” ujar Yuda

Camat Kapas Mahfud yang berkesempata membuka pelatihan ini berharap ada proses lanjutan pasca pelatihan ini yakni monitoring dan pendampingan.

“tujuanya untuk mengetahui keseriusan dalam berkelompok” Kata Mahfud

Koordinator Pendamping Lestari Muda Indonesia Farhan Ulil menyampaikan perlunya penguatan kelembagaan kelompok agar tercipta kemandirian ekonomi dan kekompakan anggota kelompok. Untuk itu diperlukan untuk menanggalkan ego masing-masing agar tujuan bersamanya dapat tercapai

“ukuranya sederhana yakni rutinitas rapat anggota” Kata Ulil-panggilanya-

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *