Persibo “The Giant Killer” Is Back

oleh
oleh
(Supporter Persibo Bojonegoro, Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro, Selasa 5-Desember-2023. Foto : Syafik)

Pasca lolos dari sanksi dari PSSI, Persibo kembali merumput namun harus turun ke kasta terendah Liga sepak bola nasional yakni di Liga 3. Namun di laga terendah ini, nasib baik belum berpihak kepada Persibo, Persibo tak mampu menaikan derajatnya ke kasta yang lebih tinggi. Hal ini memicu para supporter untuk mendesak pergantian manajemen Persibo dan pada akhir tahun 2023, menjelang digelarnya Liga 3, Manajemen baru pun terbentuk.

Sosok yang menerima dengan tangan terbuka seluruh kekurangan dan kelebihan Persibo adalah Eko Setyawan. Pria kelahiran Bojonegoro ini adalah pengusaha sukses di Jakarta dan telah memiliki klub sepak bola di level nasional, Persikota Tangerang dan Adyaksa Farmel. Selain itu Mas Eko juga anggota Executive Comitte PSSI.

Supporter Persibo pun menaruh harapan besar terhadap Mas Eko, setidaknya Persibo mampu naik kasta ke Liga 2 PSSI. Bukan hal yang mudah memang, dalam waktu yang sempit harus membangun tim untuk berlaga meski di Liga 3 sekalipun. Namun Mas Eko yang dibantu oleh para pecinta sepak bola Bojonegoro dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, mampu mewujudkan Tim untuk berlaga di liga 3.

Dalam putaran Pertama Liga 3, Persibo tak pernah terkalahkan, Inter Muda Kediri dilibas 2-0, Tim berikutnya yang merasakan keganasan serangan Persibo adalah Madiun Putra, Persibo pun menang 2-0, pertandingan terakhir putaran pertama ini diakhiri dengan manis oleh Persibo Bojonegoro dengan menggulung Persatu Tuban dengan skor 3-1.

Baca Juga :   Sally :”yang terpenting adalah Persibo nya”
(Pertandingan Liga 3 PSSI Jatim, Persibo vs Inter Muda Kediri, Stadion Letjend H. Soedirman Bojonegoro, Selasa 5-Desamber-2023. Foto :Syafik)

Kemenangan-kemenangan ini semakin menguatkan keyakinan para pecinta sepak bola Persibo, bahwa The Giant Killer is Back (The Giant Killer telah kembali). Dukungan  semakin besar dari para supporter ditunjukkan hampir dalam setiap pertandingan, tiket terjual habis, tribun VIP pun penuh, pun tribun kelas ekonomi, bahkan masih banyak penonton yang harus berdiri disamping lapangan karena tidak mendapatkan tempat duduk di tribun ekonomi.

Baca Juga :   Eko Setyawan : Saya Pilih Persibo Karena Bojonegoro Tanah Kelahiran Saya.

Namun ini semua baru awal, perjalanan Persibo masih panjang untuk dapat lolos di Liga 3 dan naik kasta ke Liga 2. Persibo harus melakukan evaluasi dari tiga pertandingan sebelumnya, para pemain yang sudah “uzur” diganti dengan pemain-pemain muda yang masih memiliki stamina yang prima. Strategi-strategi jitu dari pelatih Persibo Iwan Setyawan sangat diperlukan untuk mengalahkan lawan-lawannya pada putaran kedua maupun putaran-putaran berikutnya, yang tentu kualitas lawannya jauh lebih baik dari tim yang berada di Grup N ini.

Tak kalah pentingnya adalah profesionalitas manajemen dalam mengelola Persibo  sangat dibutuhkan, Kemampuan pengelolaan finansial, pengelolaan pemain dan pelatih, pengelolaan kesehatan pemain dan pelatih, pun juga kesejahteraan para pemain dan pelatih.

Dukungan dari para supporter Persibo ini, semestinya menjadi pemantik dalam mengelola Persibo lebih serius dan menjadikan Persibo kembali ke Kasta nya yang sebenarnya yakni di Liga 1.

Welcome Back The Giant Killer….

Kalahkan Lawan-Lawanmu, Kembalilah menjadi Kebanggaan Bojonegoro.

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *