Persibo Ajukan Banding, Anggap Putusan Komdis PSSI Jatim Tendensius

oleh
oleh
(Foto : Pemain Persibo Bojonegoro saat bertanding di Liga 3 Jatim. (foto : Instangram @persibo.bojonegoro)

Bojonegoro, damarinfo.com-Persibo Bojonegoro akan mengajukan banding atas putusan Komisi Disiplin PSSI Jatim yang menghukum Persibo dengan kekalahan 0-3 dan denda  Rp 50 juta.

“Hari ini juga kami akan ajukan banding,” tegas Ketua Umum Persibo Bojonegoro Abdullah Umar, Sabtu 4 Desember 2021.

Abdullah Umar yang juga anggota DPRD Bojonegoro dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai keputusan Komdis PSSI Jatim sangat tidak adil dan tendensius. Dia pun menegaskan akan mempertimbangkan langkah hukum agar Persibo terbebas dari sanksi tersebut.

“Kita akan kejar terus. Keputusan Komdis itu  sangat tidak adil dan akan menjadi preseden buruk bagi pembinaan sepak bola di Indonesia,” tegas Abdullah Umar.

Sebagaimana diberitkan sebelumya, Persibo Bojonegoro terancam gagal lolos ke babak 16 besar Liga 3 Jatim 2021. Sebab, Persibo diduga memainkan pemain tidak sah saat bertanding versus Mitra Surabaya di babak 32 besar Liga 3 Jatim pada Kamis 2 Desember 2021.

Pertandingan itu sendiri dimenangkan Persibo dengan skor tipis 1-0. Gol dicetak M Iffan Efendi di menit ke-31. Kemenangan tersebut mengantarkan Laskar Angling Dharma, julukan Persibo, lolos ke babak 16 besar Liga 3 Jatim menghadapi Deltras Sidoarjo, Selasa 7 Desember 2021.

Namun, karena diduga memainkan pemain tidak sah, Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jatim menjatuhkan sanksi kepada Persibo dengan dinyatakan kalah 0-3 melawan Mitra Surabaya.

Baca Juga :   Moch. Fahrudin Ditunjuk sebagai Pelatih Persibo

Dilansir dari laman PSSI Jatim dengan judul berita “KOMDIS PSSI Jatim Beri Sanksi, Kepada Klub Persibo Bojonegoro” yang dimuat pada Jumat 3 Desember 2021 pukul 22.15 WIB disebutkan bahwa, Komite disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur (Jatim) menjatuhkan hukuman kepada Klub Persibo Bojonegoro, hal ini dilaksanakan terkait pelanggaran yang dilakukan Tim Persibo Bojonegoro, dalam pertandingan liga 3 zona Jatim melawan Mitra Surabaya, Pada kamis, 2 Desember 2021.

Dalam surat keputusan Nomor : 003/KOMDIS/PSSI-JTM-X1-2021, menyatakan bahwa :

  1. Klub Persibo Bojonegoro telah bersalah, memainkan pemain tidak sah. Karena menggunakan identitas, yang tidak sesuai dengan nomor punggung yang didaftarkan kepada Asprov PSSI Jawa Timur dan tidak sesuai dengan daftar susunan pemain ( DSP ), sebagaimana dimaksud pasal 56 kode disiplin PSSI;
  2. Menghukum Klub Persibo Bojonegoro dengan sanksi dinyatakan kalah 0-3 pada pertandingan, antara Persibo Bojonegoro melawan Mitra Surabaya tanggal 2 Desember 2021, di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik sesuai dengan pasal 28 kode disiplin PSSI dan denda sebesar Rp. 50.000.000,- ( Lima Puluh Juta Rupiah ).

Menurut Abdullah Umar, pemain Persibo yang diturunkan di pertandingan kontra Mitra Surabaya adalah pemain yang sah dan sesuai pula dengan daftar sususan pemain (DSP). Hanya saja, kata dia, secara tidak sengaja tertukar jersey dua orang pemain nomor punggung 16 dan 26 di babak kedua.

Baca Juga :   Menang Telak 6-1, Putra Delta Sidoarjo Lolos Final Liga 3 Nasional Hadapi Karo United

Abdullah Umar menjelaskan, ketika jeda pertandingan antara babak pertama dan kedua, semua pemain beristirahat dan mendapatkan pengarahan pelatih di locker room. Ketika itu sejumlah pemain Persibo mencopot jerseynya karena basah.  Namun, tanpa disadari, saat memakai kembali jerseynya, ternyata terjadi salah pakai. Yakni antara kaos dan celana berbeda nomor. Ketika itu pertandingan babak kedua sudah dimulai.

“Kami baru menyadari adanya kekeliruan pemakaian kaos dan celana dengan nomor berbeda itu ketika ada pemain Persibo yang cedera di babak kedua. Saat itu juga kami langsung melapor ke pengawas pertandingan. Pertanyaannya, kalau kami sengaja menukar kaos dengan nomor punggung berbeda itu, ngapain kami melapor ke pengawas pertandingan saat itu juga,” kata Abdullah Umar.

Oleh pengawas pertandingan, pergantian pemain yang tertukar kaos itu tidak diperbolehkan. Namun jika hendak mengganti pemain lain, tidak apa-apa.

“Kemarin sekitar jam 13.00, dua pemain kami yang tidak sengaja tertukar kaosnya itu dimintai keterangannya. Pelatih juga dipanggil. Malam harinya sekitar pukul 22.00 WIB, keluar keputusan Komdis yang sangat tidak adil  dan merugikan kami,” ungkap Abdullah Umar.

Penulis : Ais

Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *