Perpustakaan dan Laboratorium SMP di  Bojonegoro 60 Persen lebih Kondisinya Rusak.

oleh
oleh
(Ilustrasi)

Damarinfo.com –  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) salah satunya dibangun berdasarkan indikator pendidikan. Kabupaten/Kota di Jawa Timur dengan IPM tertinggi memiliki sarana dan prasarana pendidikan yang memenuhi Standar Pendidikan Nasional.

Sebut saja Kota Surabaya, IPM Kota Surabaya pada tahun 2022 adalah 82,72 dan menjadi kota dengan IPM tertinggi di Jawa Timur.  Di kota ini jumlah sekolahan SMP-nya adalah 320 sekolah dengan 4.093 ruang kelas. Dari jumlah ini 3.349  ruang kelas dalam kondisi baik atau 82 persen, dan 18 persen dalam kondisi rusak. Dengan perincian 686 rusak ringan, 51 rusak sedang dan 7 rusak ringan.

Jumlah SMP yang memiliki Laboratorium IPA sebanyak 303 sekolah, dengan kondisi 242 laboratorium dalam kondisi baik atau 80 persen dan yang dalam kondisi rusak sebanyak 61 laboratorium atau 20 persen.

Untuk perpustakaan, SMP di Kota Surabaya pada tahun ajaran 2022/2023 tercatat dalam data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sebanyak 328 perpusatakaan (Satu sekolah terdapat dua perpustakaan), dengan kondisi 83 persen dalam kondisi baik dan sisanya 17 persen dalam keadaan rusak.

Baca Juga :   Bupati Anna Kukuhkan 16 Pengurus Dewan Pendidikan Bojonegoro

Sementara di Bojonegoro, data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyebutkan dari 108 sekolah SMP di Bojonegoro, 107 SMP sudah memiliki Laboratorium, namun 64 persennya dalam kondisi rusak. Dengan perincian 30 rusak ringan atau 28 persen, 16 rusak sedang atau 15 persen dan  23 rusak berat atau 21 persen.  Sementara Laboratorium dalam kondisi baik sebanyak 38 laboratorium, atau 36 persen.

Baca Juga :   Penggunaan Dana BOS di SMPN 6 Bojonegoro Dipertanyakan

Berikut tabel jumlah dan kondisi laboratorium di SMP-SMP di Bojonegoro

(Tangkapan Layar Tabel Jumlah Laboratorium IPA SMP di Bojonegoro. Sumber https://statistik.data.kemdikbud.go.id/)

Sementara itu untuk kondisi perpustakaan di SMP-SMP di Bojonegoro, dari total 110 perpustakaan, 63 persennya dalam keadaan rusak. Dengan perincian 26 rusak ringan atau 24 persen, 26 rusak sedang atau 26 persen dan  17 rusak berat atau 15 persen. Sementara jumlah perpustakaan dalam kondisi baik sebanyak 41 perpustakaan atau 37 persen.

Penulis: Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *