Pembebasan Lahan untuk Bendungan Karang Nongko Belum Jelas

oleh
oleh
(Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto. Foto : Rozikin)

Bojonegoro,damarinfo.com – Pembebasan lahan untuk kepentingan pembangunan Bendungan Karangnongko hingga saat ini belum jelas. Pasalnya antara warga dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro belum ada kesepakatan. Warga meminta relokasi sementara Pemkab Bojonegoro dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air menawarkan ganti untung.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro Sukur Priyanto menyampaikan anggaran untuk pembebasan lahan sudah disediakan sejak tahun 2022. Seharusnya Pemkab Bojonegoro sudah dapat mendeteksi secara dini potensi-potensi kerawanan, salah satunya adalah permintaan warga untuk relokasi.

Baca Juga :   Bupati Bojonegoro Datang, Groundbreaking Bendungan Karangnongko “Jadi” Dilaksanakan

“Dinas PU SDA memang tidak tanggap atau responsif terhadap kondisi sosial atau harapan warga” Kata Pria yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Bojonegoro ini.

Lanjut Sukur-panggilannya- surat yang dikirim oleh Pemkab Bojonegoro kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ternyata tidak menyebut secara jelas terkait relokasi. Menurut Sukur Pemkab Bojonegoro sebaiknya mengajak warga Ngelo, Kalangan dan sekitarnya duduk satu meja, dan tidak usah saling menyalahkan, untuk mencari opsi terbaik. Dan Pemkab Bojonegoro harus meyakinkan Kementerian Lingkugan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menyediakan lahan bagi warga. Karena sampai detik ini menurut Sukur, belum ada pembicaraan yang serius antara Dinas PU SDA dengan KLHK terkait dengan harapan warga untuk relokasi tersebut.

Baca Juga :   Tim Masih Lakukan Pendataan Lapangan, Tahapan Pembebasan Lahan Tol Ngaroban dan Demak-Tuban Masuk Tahap Berikutnya

“Pasalnya untuk pembebasan lahan wilayah Bojonegoro lebih mudah karena anggarannya sudah tersedia jadi lebih mudah” Tegas Sukur

Sukur menambahkan bahwa DPRD Bojonegoro melalui Komisi A bakal mengundang Dinas PU SDA dan Badan Pertanahan untuk membahas masalah ini.

Penulis: Syafik

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *