Pembebasan Lahan di Banjarsari; DPRD: Pertamina Rembukan ke Warga

oleh
Kantor DPRD Bojonegoro. Foto/Rozikin

Bojonegoro – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro mengingatkan Pertamina Aset 4 untuk komunikasi dengan warga. Menyusul akan adanya pengadaan lahan untuk pengembangan eksplorasi Migas di Well Pad C Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.

“Jangan sampai nantinya, kesannya Pertamina Aset 4 kurang komunikasi dengan warga,” ujar anggota Komisi B DPRD Bojonegoro, Donny Bayu Setiawan pada damarinfo.com, Selasa 16-5-2020.

Politisi PDIP ini menjelaskan, saat ini tengah ada appraisal atau penilaian yang muncul di Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk. Yaitu terdapat 3,5 hektare kebutuhan lahan tersebut nilainya sekitar Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu. Namun warga sekitar meminta Rp 1 juta hingga Rp 2 juta permeternya.

Makanya, lanjut Donny, jangan sampai pihak Pertamina Aset 4 tanpa melakukan komunikasi baik dengan kepala desa, perangkat desa atau warga langsung memutuskan sepihak dengan memberlakukan sistem konsinyasi. Yaitu menyerahkan uang ganti kepada pengadilan atau kejaksaan yang mana warga bisa mengambil uang tersebut atau tidak diambil. “Kalau nantinya seperti itu, kesannya Pertamina Aset 4 mengesampingkan warga. Tetapi mengajak warga pemilik lahan untuk rembukan dan komunikasi yang baik,” tandasnya.

Baca Juga :   Bupati Bojonegoro Sapa Warga Kecamatan Sekar
Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro, Donny Bayu Setiawan.

Sementara itu, terkait dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) masih dalam proses. Nantinya jika sudah dibahas sudah tentu DPRD akan mengundang Pertamina Aset 4. Apalagi ini terkait kebutuhan lahan yang digunakan untuk pengembahan ekplorasi Migas Well Pad C. Karena nantinya kebutuhan lahan harus disesuaikan dengan kebutuhan. “Jangan sampai nantinya akan ada pengembangan atau perluasan ekplorasi migas, kembali melakukan perubahan RTRW-nya. jadi nantinya sudah fiks,” pungkas Donny.

Baca Juga :   Bojonegoro Bagikan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

Sementara itu L&R Asisstant Manager Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Jason Purba mengatakan, saat ini pihak Pertamina Aset 4 masih dalam tahap negosiasi harga dengan warga pemilik lahan. Soal harga nantinya mengikuti yang telah ditetapkan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sebagai pihak independen. “Harganya berbeda – beda antara yang di pinggir jalan dan yang agak ke dalam dan jauh dari jalan,”terangnya singkat.
Penulis :Rozikin
Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *