Pembangunan Wisata Religi Bojonegoro Berlanjut di Tahun 2022

oleh
oleh
(Peta Kawasan Pariwisata Bojonegoro. Lampiran Perda nomor 4 tahun 2020)

Bojonegoro,damarinfo.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berencana melanjutkan Pembangunan Wisata Religi di Kecamatan Margomulyo pada tahun 2022. Saat ini perkembangan pembangunan sudah sampai pada pembangunan pondasi untuk Masjid.

“Tahun 2022 akan dilanjutkan pembangunannya” Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Adi Wicaksono, Selasa 9-11-2021.

Data yang diterima damarinfo.com,  Pemkab Bojonegoro tahun 2020 melakukan pengadaan tanah untuk pembangunan ruang terbuka hijau yang dipadukan dengan Wisata Religi di Kecamatan Margomulyo seluas 20.000 meter persegi dengan anggaran sebesar Rp. 15 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan bahwa pengadaan tanah untuk wisata religi di Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro dari tiga lokasi yang disurvey oleh pakar yang bertugas mendesain masjid sudah terpilih satu lokasi. Dan sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku,

Baca Juga :   Bupati Bojonegoro : “SILPA Tak Ganggu Pelayanan Dasar Masyarakat”

“Untuk dokumen studi kelayakan silahkan tanya ke Pak Heri (Kabag Umum Pemkab Bojonegoro),” kata Nurul Azizah, Kamis 29-10-2021.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro Lasuri mengingatkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro agar berhati-hati dalam pengadaan tanah untuk kepentingan umum. Pasalnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2022, ada ratusan milyar untuk pengadaan tanah.

“Jangan sampai menjadi permasalahan hukum dikemudian hari,” tegasnya, Jumat 29-Oktober-2021.

Mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2020 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Bojonegoro tahun 2019 – 2025, Kecamatan Margomulyo masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) C, bersama dengan Kecamatan Padangan, Ngraho dan Margomulyo.

Baca Juga :   Surat Redaksi Proyek Jumbo di Bojonegoro, Masihkah Jadi Penonton?

Di Kecamatan Margo mulyo saat ini daya tarik wisata yang tertera dalam Lampiran Perda yang disingkat dengan Perda Ripparda tersebut, adalah Wisata Kerajinan Kayu Geneng di Desa Geneng, yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat. Berikutnya Wisata Budaya Kampung Budaya Samin yang terletak di Desa Margo mulyo. Berikutnya adalah Agrowisata Jambu Biji merah yang terletak di desa Kalangan. Wisata ini masuk dalam kategori wisata rintisan.

Penulis : Syafik

Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *