Pelukis “perEMPUan”  Gelar Pameran di Bojonegoro

oleh
oleh
(Para Pelukis Perempuan saat Mempersiapkan pameran, Jambonesia Art Space Jalan Lettu Suwolo Kota Bojonegoro, 9-4-2021. Foto : Humas Pameran Pelukis Perempuan)

Damarinfo-Bojonegoro- Pelukis perempuan dari Jawa Timur dan Jawa Tengah menggelar pameran di Bojonegoro, tepatnya di Jambonesia Art Space Jalan Lettu Suwolo nomor 115 Kota Bojonegoro. Diantaranya 16 pelukis perempuan Bojonegoro, lima pelukis perempuan dari Solo dan Surabaya. Para pelukis perempuan ini akan memamerkan 50 karya mereka.

Pameran dengan tema “perEMPUan” ini rencanya akan digelar selama 20 hari, mulai tanggal 10 – 30 April 2021 mendatang, dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. Ajang yang difasilitasi oleh komunitas Sangrupa ini untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April.

Baca Juga :   Bojonegoro Pernah Punya Grup Wayang Orang, Sekarang Senimannya Kemana?

“Pameran ini adalah penanda kebangkitan Pelukis Perempuan Bojonegoro” Tegas Ketua Panitia Pameran Renny.

Penanggung Jawab Acara Rischa mengatakan pada pembukaan pameran akan diisi dengan tampilan keroncong perempuan dan juga tari dari Sanggar Sayap jendela. Juga akan ada sosialiasi dari Yayasan Kesehatan Perempuan tentang Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

“Ya, momentum ini kami manfaatkan untuk menegaskan eksistensi perempuan di bidang seni dan kreativitas” Ujar Perempuan yang berprofesi sebagai Guru ini.

Lanjut Rischa untuk pembukaan pameran tidak dihadirkan dari tokoh formal tapi tokoh perempuan dari kelompok non formal yang mampu menginspirasi para perempuan. Untuk puncak acara tanggal 21 April 2021, Bupati Bojonegoro yang kebetulan juga perempuan yakni Anna Muawanah akan membemberikan pidato kebudayaan.

Baca Juga :   Wakil Bupati Bojonegoro Pertanyakan Studi Tiru 19 Camat dan OPD ke Mataram

“pada puncak acara juga ada tampilan penari perempuan  dari Sanggar Angling Dharmo,” Imbuh Rischa.

Rischa yang bergabung dengan Komunitas Sangrupa Bojonegoro memberikan apresiasi kepada komunitas ini, pasalnya komunitas ini juga memberikan kesempatan kepada para pelukis perempuan untuk menunjukan eksistensinya.

Penulis : Syafik

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *