Orang Miskin di Bojonegoro, 38 persen Tidak Bekerja

oleh
oleh
(Cover Buku Data dan Informasi Kemiskinan Kabupaten/Kota di Indonesia Tahun 2022. BPS RI)

Bojonegoro, damarinfo.com – Kabupaten Bojonegoro masih menempati urutan ke-9 jumlah orang miskin terbanyak di Jawa Timur. Dari sisi persentase Bojonegoro menempati urutan ke 11 dari 38 Kota Kabupaten di Jawa Timur. Tahun 2022 jumlah orang miskin di Bojonegoro masih di atas 100 ribuan tepatnya 153.400 orang dengan persentase di angka 12,21 persen dari jumlah penduduk sebanyak 1.315.125 jiwa.

Garis Kemiksinan di Bojonegoro pada angka 403.403 dengan indek kedalaman kemiksinan (P1) sebesar 1,90 dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) sebesar 0,4. Sementara jumlah penduduk ekstrem masih di atas 20 ribu jwa tepatnya 22.400 jiwa dengan persentase 1,78 persen.

Baca Juga :   Meski APBD Tinggi, IPM Bojonegoro Masih di Papan Bawah

Dari jumlah penduduk miskin tersebut 28,91 persen tidak tamat SD, sementara yang tamat SD/SMP sebanyak 52,33 persen dan yang tamat SMA sebanyak 18,77 persen. Untuk orang miskin usia 15 -24 tahun semuanya melek huruf, sementara untuk usia 25-55 tahun terdapat 98,32 persen. Orang miskin di Bojonegoro baik dari usia 7-12 dan 13 – 15 tahun semunya bersekolah.

Dari sisi pekerjaan, orang miskin di Bojonegoro sebanyak 38,61 persen tidak bekerja, yang bekerja di sektor informal sebanyak 51,94 persen dan yang bekerja di sektor formal 9,45 persen. Orang miskin di Bojonegoro sebanyak  41,37 persen bekerja di sektor pertanian,  sementara yang bekerja di sektor non pertanian sebanyak 20,02 persen.

Baca Juga :   Surat Redaksi Terima Kasih Ibu Pembangunan Bojonegoro. Relevan atau Memalukan?

Orang miskin di Bojonegoro mengeluarkan sebanyak 64,36 persen untuk makanan, sementara orang tidak miskin mengeluarkan 55,8 persen untuk makanan.

Sebanyak 94,71 persen orang miskin di Bojonegoro tahun 2022 sudah mendapatkan air layak. Dan 94,23 persen telah memiliki jamban sendiri.

Dari jumlah orang miskin di Bojonegoro yang mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Bantuan Sembako sebanyak 44,19 persen.

Penulis: Syafik

Sumber  : Data dan Informasi Kemiskinan Kabupaten/Kota di Indonesia Tahun 2022. BPS RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *