Omah Roti Thya, Lezatnya Kue Ya di Sini!

oleh
(Omah Roti Thya)

Bojonegoro- Berawal dari hobby membuat kue, Erlin Tristyana,33 tahun warga Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro, memulai usaha dengan modal satu hand mixer seharga Rp 125 ribu. Kepandaian Tya begitu dia biasa dipanggil, didapat secara otodidak.

Usaha produksi kue dimulai sejak tahun 2007, dengan menerima pesanan dari orang orang terdekat. Jenis kue nya juga masih terbatas. Seiring banyaknya orang pesan, dengan pelbagai jenis, Tya terus mengasah kemampuannya membuat kue. Perempuan ini rajin mengikuti demo membuat kue yang diselenggarakan pabrik pabrik berbahan kudapan.

“Iya belajar sendiri dan ikut demo demo di Bojonegoro,” jawab Tya, ketika ditanya asal kemampuanya.

Semakin lama usaha yang berawal dari hobby ini terus berkembang. Lalu dibuatlah merk Thya Bakery untuk produk-produk roti dan kuenya. Tujuannya tentu saja agar orang mudah mengingat. Perlahan tapi pasti. Selanjutnya, perlengkapan membuat kue pun terus dilengkapi. Mulai ditambah dari mixer tangan. Sekarang sudah ada tiga mixer besar, tiga oven, satu prover dengan karyawan sembilan orang.

Baca Juga :   Ikuti Lomba video KADIN, Menangkan Rp. 10 Juta

“Alhamdulilah, pelanggan menerima kehadiran Thya Bakery” Ujar alumni SMAN 3 Bojonegoro ini.

Tya melanjutkan ceritanya. Yaitu dari omzet yang sebulan rata rata jutaan rupiah sekarang sudah mencapai puluhan juta per bulan. Omzet ini semakin besar ketika musim hajatan datang. Meski produksinya di kecamatan, usaha Thya Bakery sudah merambah di Kota Bojonegoro dengan menjadi supplier snack di hotel waktu proyek awal Migas tahun 2013 – 2016. Selain di hotel, sejak tahun 2016 hingga saat ini Thya Bakery juga menjadi supplier snack untuk RSUD Bojonegoro.

Kepercayaan pelanggan di Kota Bojonegoro atas lezatnya rasa roti dan kue produksi Thya Bakery, disambut baik dengan membuka outlet di Kota Bojonegoro. Tepatnya di Jalan Pemuda samping utara MCM Hotel and Resto dengan nama Omah Roti Thya. Mengikuti perkembangan zaman, Omah Roti Thya bergabung dengan Go Food, agar para pelanggan lebih mudah membeli roti dan kue favoritnya.

Baca Juga :   Minyak Goreng Langka, Anggota PUJ Tetap Ceria

“Ada Kepercayaan dari pelanggan dari Kota Bojonegoro, ini harus disyukuri dengan menjaga kualitas” kata Tya.

Masih menurut Tya, kualitas menjadi pertimbangan utama dalam produksi kuenya. Meski harga harga bahan kue semakin tinggi, dengan inovasi resep dan penataan manajemen keuangan yang baik, dia mampu menjaga kualitas dengan harga tetep terjangkau. Komitmen kualitas dituntaskan dengan Ijin I-PRT dari Dinas Kesehatan dan juga Sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas fasilitas dari Dinas Perdagangan pada waktu itu.

Meski kondisi semakin sulit karena harga bahan baku semakin tinggi, semantara daya beli masyarakat menurun, tetapi dijalaninya dengan tekun. Tentu saja ini karena hobby sehingga semua dijalani dengan senang hati. Hasilnya tentu saja ada jalan untuk mengatasi masalah. Mulai dari produksi dan pemasaran. “Alhamdulilah selalu ada jalan, selama senang menjalani usaha kita,” pungkas Tya

Penulis : Syafik

Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *