Oklik, dari Sobontoro untuk Bojonegoro

oleh
oleh
(Lauching HAKI Oklik, Lapangan Desa Sobontoro Kecamatan Balen Bojonegoro, Kamis 13-10-2022. Foto : youtube pemkab bojonegoro)

Bojonegoro,damarinfo.com – Kesenian Oklik yang berasal dari Desa Sobontoro Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro mendapatkan Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional (KIK EBT) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dengan nomor Pencatatan EBT35202200234.

Untuk mensosialisasikan telah diterimanya surat tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersama dengan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) melaksanakan acara Launching HAKI Oklik di Lapangan Desa Sobontoro, Kamis 13-10-2022.

Ketua PPKD Bojonegoro Didik Wahyudi menyampaikan bahwa upaya untuk mendaftarkan Kesenian Oklik ke Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM pada tahun 2021, selain itu pihaknya juga melakukan penelitian terkait kesenian Oklik selama satu tahun. Dan pada bulan Agustus 2022 Surat Pencatatan tersebut diterima dan Oklik secara sah dan meyakinkan menjadi Kesenian tradisional milik Bojonegoro

“Terima kasih kepada semua pihak dan semoga ini menjadi langkah awal untuk mengkampanyekan pentingnya Oklik untuk Bojonegoro” Kata Didik Wahyudi

Baca Juga :   Kesenian Barongan yang Menarik di Event Pakudjembara

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menyampaikan terima kasih kepada PPKD  yang telah mendaftarkan Oklik mendapatkan HAKI sehingga  Oklik menjadi milik Bojonegoro. Bupati Anna juga menugaskan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga, DPMD dan seterusnya dan masyarakat untuk menggunakan musik Oklik untuk kegiatan-kegiatan di instansinya masing-masing.

“saya sangat bangga kepada nenek moyang masyarakat Sobontoro yang menciptakan kesenian Oklik” Kata Bupati Anna.

Setelah memberikan sambutan, Bupati Bojonegoro mendapatkan Buku Oklik dan juga Sertifikat HAKI dari dua orang Tokoh Oklik, Jagat Pramujito dan Darminto. Dilanjutkan dengan Launching HAKI yang dilaksanakan dengan memukul secara bersama-sama alat oklik. Dilanjutkan dengan tampilan oklik kolosal dari siswa-siswi SMAN 1 Balen dan juga visualisasi sejarah Oklik.

Baca Juga :   Agus Sigro Pelopor Teater Kampus di Bojonegoro

Dari laman Dirjen HAKI Kemenkumham (http://kikomunal-indonesia.dgip.go.id/jenis/1/ekspresi-budaya-tradisional/29684/oklik) disebutkan bahwa Oklik dimasukan jenis HAKI Teater – Sandiwara Rayat dengan Klasifikasi terbuka. Sebagai pelapor adalah  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan PPKD Bojonegoro, dengan Kustodian adalah Lembaga Krida Wira. Untuk Guru Budaya atau Maestro adalah Parmudjito dan Kadarminto.

Sementara itu data dari Dinas Kabudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro dalam laman satu data bojonegoro (data.bojonegorokab.go.id) jumlah kesenian oklik di Bojonegoro pada tahun 2022 adalah 27 kelompok.

Penulis : Syafik

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *