ODP Corona Virus di Bojonegoro  Isolasi Mandiri di Rumah

oleh
(Infografis Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bojonegoro per 22-Maret -2020, Pukul 12.00. Sumber : Instagram Bupati Bojonegoro @anna_muan32. Editor : Syafik)

Bojonegoro-Bupati Bojonegoro Anna Muawanah melalui akun instagramnya Anna_muan32 membagikan infografis Peta Sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro per 22-Maret-2020, Pukul 12.00.

Dalam infografis disebutkan, di Kabupaten Bojonegoro terdapat 33 Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19. Dengan Rincian Lowrisk (Resiko rendah) 7 orang, Medium Risk (Resiko sedang) 11 orang dan 5 orang dalam posisi High Risk (Resiko Tinggi).

Bupati Bojonegoro dalam postingannya menuliskan “Ini suatu wabah (pandemik) virus yang sangat serius. Maka tolong seluruh warga untuk mematuhi protokol pencegahan dan juga mematuhi instruksi /SE imbauan pelarangan dll.. Makasih atas seluruh perhatianya..”l

Pejabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro dr. Ani Pujiningrum melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi yang juga menjadi Koordinator Satgas Informasi  dan Komunikasi , Gugus Tugas Penanggulangan Bencana Non Alam dan Percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19, Kusnandoko Tjatur mengatakan,  ODP di Kabupaten Bojonegoro saat ini sedang dilakukan isolasi mandiri di dalam rumah masing-masing selama 14 hari. Kemudian setiap hari dipantau oleh petugas kesehatan dari Puskesmas setempat.

Baca Juga :   Bojonegoro Siap Bangun Jembatan Luwihaji-Medalem Blora

“Tindakan berikutnya tergantung hasil pemantauan petugas,” katanya.

Sebelumnya pada hari Sabtu 21-3-2020 Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam program Warga Bertanya Bupati Menjawab yang disiarkan oleh Radio Pemerintah Bojonegoro Malowopati FM dan di streaming secara live melalui saluran youtube milik Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengatakan,  bahwa saat ini posisi Bojonegoro pada fase Call 1.  Artinya masa pencegahan, karena baru ada kasus ODP.  Dan saat ini ODP sudah isolasi mandiri di rumah masing-masing. Mereka harus melapor kepada petugas Puskesmas setempat, dengan menggunakan share location.

Baca Juga :   Warga Antusias, Vaksinnya Terbatas

Bupati Anna berharap dan berdoa, Bojonegoro tidak terjadi call 2 atau penanganan. Bupati meminta kerjasama dan kegotongroyongan masyarakat agar tidak terjadi call 2.

“Kami sayang dengan Masyarakat. Mudah-mudahan masyarakat juga menyayangi dirinya sendiri,” katanya.

Penulis : Syafik

Editor : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *