Nama Sukur Priyanto Ditolak Jadi CEO Persibo

oleh
Kepala Polres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawana dan Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Prianto, saat menemui peserta aksi demo damai tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Jalan Trunojoyo Kota Bojonegoro, Kamis 9-Oktober-2020.Foto Rozikin/damarinfo.com

Damarinfo, Bojonegoro- Keinginan dari para pecinta sepakbola Bojonegoro untuk membangkitkan kembali Persibo Bojonegoro, rupanya belum dapat terwujud dalam waktu dekat. Pasalnya usulan Sukur Priyanto menjadi Chief Executive Officer (CEO) Persibo ditolak oleh Bupati Bojonegoro.

Informasi penolakan Sukur-panggilanya- sebagai CEO Persibo beredar luas di media sosial. Di Grup Facebook Media Bojonegoro, akun Markesot Nadjib menulis “Karepe Bupati ki Piye? Silahkan mengusung nama pengurus persibo baru asal tidak pakai APBD.  OK deal suporter usung satu nama yg dianggap kompeten jadi CEO, tadi malam kita sodorkan surat serta terima klub DITOLAK mentah-mentah dengan alasan siapa saja boleh ASAL bukan DIA. Kalau Bupati punya calon pengurus sendiri monggo open data bu, jangan main ASAL. Sak ketele alas Dander jek ketel alasanem”

Baca Juga :   Berikut Tim-Tim  yang Naik Kasta ke Liga 2, jawa Timur Terbanyak
(Tangkapan Layar Grup Facebook Media Bojonegoro, jumat 11-6-2021, diakses pukul 10.00)

Status ini diunggah hari ini Jumat 11-Juni-2021, pukul 09.00 pagi , satu jam kemudian sudah mendapatkan like sebanyak 331 dan mendapatkan komentar dari 171 akun.  Dalam status tersebut juga ditampilkan foto surat pernyataan yang ditanda tangani Sukur Priyanto, yang menyatakan akan membesarkan dan mengelola Persibo tanpa menggunakan dana APBD.

Sukur Priyanto yang  juga Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro saat dihubungi membenarkan bahwa dirinya bersedia untuk menjadi CEO Persibo setelah berkali-kali didatangi dan diminta oleh supporter Persibo Bojonegoro. Perihal penolakan Bupati Bojonegoro dirinya baru mengetahui satu jam yang lalu (09.00) dari supporter Persibo.

Baca Juga :   Pemilu 2024, Demokrat Bojonegoro Target 10 Kursi

“Intinya saya menghargai keputusan bupati, mungkin bupati punya pertimbangan yang lain, mungkin nama saya tidak layak untuk mengembalikan kejayaan Persibo ” Kata Pria yang juga Ketua DPC Partai Demokrat ini.

Lanjut Sukur, dirinya berharap  ada orang lain yang mungkin dimata Bupati Bojonegoro lebih baik dan mampu untuk membesarkan dan mengelola Persibo Bojonegoro. Pasalnya dirinya  bersedia menjadi CEO adalah hanya agar kejayaan kesebelasan yang berjuluk Laskar Angling Dharma ini bisa kembali seperti sebelumnya.

*Berita ini belum mendapatkan konfirmasi dari Bupati Bojonegoro

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *