Mulai Besok, Kereta Api Bima dan Sembrani Beroperasi

oleh
Kereta Api Sancaka Utara, salah satu kereta api dengan rute, dari Pasar Turi Surabaya-Bojonegoro-Solo-Yogyakarta.Foto/dok.Wikipedia

Bojonegoro- Perseroan Terbatas (PT) Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya kembali menambah dua perjalanan kereta api (KA) jarak jauh dari Surabaya menuju ke arah Jakarta, mulai Jumat 10-Juli-2020. Yaitu KA Bima dan KA Sembrani jalur utara dan selatan dimana beroperasi hanya pada hari tertentu saja.

Beroperasinya kedua KA dilakukan pada pertengahan bulan Juli 2020, beroperasi pada hari Jumat s/d Minggu. Selanjutnya untuk di akhir bulan Juli 2020 beroperasi dari hari Kamis s/d Jumat tepatnya dari tanggal 30 sampai dengan 31 Juli 2020). Sebelumnya sudah ada 2 perjalanan KA relasi Surabaya – Jakarta yang telah beroperasi di bulan Juli 2020 ini. Yaitu KA Kertajaya dan KA Turangga sejak tanggal 3 Juli 2020.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto, untuk KA Bima relasi Malang – Surabaya Gubeng – Gambir pulang pergi, melalui jalur selatan dengan stasiun yang dilintasi di antaranya Madiun, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Cirebon, Bekasi dan berakhir di Stasiun Gambir – Jakarta, berikut sebaliknya. “Rangkaian yang digunakan di KA Bima adalah lima gerbong kereta kelas eksekutif, dengan kapasitas total 175 tempat duduk,” ujarnya pada Kamis 9-Juli-2020.

Perjalanan KA Bima relasi Malang -Surabaya Gubeng – Gambir, berangkat dari Stasiun Malang jam 14;25 WIB. Selanjutnya tiba di Stasiun Surabaya Gubeng pada jam 16;23 WIB dan berangkat kembali 17:00 WIB, kemudian tiba di Stasiun Gambir jam 05:40 WIB. Sedangkan KA Bima relasi Gambir – Surabaya Gubeng – Malang, berangkat dari Stasiun Gambir pada jam 16:40 WIB, selanjutnya tiba di Stasiun Surabaya Gubeng jam 05:54 WIB dan berangkat kembali jam 06:25 WIB, kemudian tiba di Stasiun Malang jam 08:27 WIB.

Baca Juga :   Proyek JTB Diproyeksikan Tahun 2021 Beroperasi

Keberangkatan KA Sembrani relasi dari Surabaya Pasar Turi – Gambir/Jakarta melalui jalur utara dengan melalui stasiun diantaranya Bojonegoro, Semarang, Cirebon, Bekasi dan berakhir di Stasiun Gambir. Kereta api Sembrani membawa rangkaian empat gerbong kereta kelas eksekutif dan 1 gerbong kelas luxury dengan kapasitas total 166 tempat duduk (140 TD kelas eksekutif dan 26 kelas luxury).

Untuk KA Sembrani relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir, berangkat dari Stasiun Pasar Turi jam 17:30 wib dan tiba di Stasiun Gambir jam 04:00 WIB. Sementara KA Sembrani relasi Gambir – Pasar Turi, berangkat dari Stasiun Gambir pukul 19:00 WIB dan tiba di Stasiun Pasar Turi jam 05:15 WIB.

Baca Juga :   Bojonegoro Kota Mulai (Sosialisasi) Jam Malam

Menurut Suprapto, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan KA Bima dan KA Sembrani ini, bisa memesan tiketnya melalui layanan online seperti aplikasi KAI Access, website resmi KAI dan lainnya. Pemesanan tiket secara online dapat dilayani H-7 sebelum keberangkatan kereta api. “Untuk loket stasiun hanya melayani penjualan Go Show atau penjualan langsung tiga jam sebelum kereta api berangkat,” paparnya.

Pihak PT KAI telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Yaitu sesuai standar yang telah ditentukan Kementerian Perhubungan, sehingga bagi calon penumpang harus mematuhi dan melaksanakan SOP yang sudah ditentukan.”Penumpang harus pakai masker, cuci tangan, juga hand sanitizer, surat keterangan uji tes pcr dengan hasil negatif, dan lainnya,” tandasnya.
Penulis : Sujatmiko/sumber Humas PT KAI Daops 8 Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *