Meski APBD Tinggi, IPM Bojonegoro Masih di Papan Bawah

oleh
oleh
(Grafik 13 Kabupaten/Kota dengan IPM Terendah se Jawa Timur. Sumber data : jatim.bps.go.id. Grafis : Syafik)

Bojonegoro,damarinfo.com – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2021 tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 65,59. Besaran ini naik dari tahun 2020 sebesar 69,04, dan tahun 2019 sebesar 68,75.

Sementara IPM Kabupaten Bojonegoro tahun 2021 ini lebih rendah dari IPM Provinsi Jawa Timur yang sudah mencapai 72,14, dan lebih rendah dari IPM nasional sebesar 72,29.

Meski terus naik, ternyata jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Jawa Timur, Kabupaten Bojonegoro masih pada urutan ke 26 dari 38 kabupaten/kota. Posisi ini tidak berubah dibanding tahun 2020 lalu.

Direktur Bojonegoro Institut Abdul Wahid Syaiful Huda atau akrab disapa AW mengatakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dihitung dan dipakai untuk melihat kualitas hidup masyarakat berdasarkan dimensi ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Dan meskipun nilai IPM Kabupaten Bojonegoro meningkat dibanding tahun sebelumnya, namun nilai IPM Bojonegoro masih berada di zona bawah, menempati peringkat ke-26 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Baca Juga :   Jadi Pilot Project Entas Kemiskinan, Ini yang Ditempuh Bojonegoro

“Masih di zona bawah,” kata AW.

Baca Juga :   Kota Mana yang Punya Doktor Paling Banyak? Berikut ini Datanya.

Lanjut AW, nilai IPM Bojonegoro masih jauh di bawah Kabupaten Blitar, Ponorogo, Madiun, Nganjuk dan beberapa kabupaten lainnya di Jawa Timur, yang jika dilihat dari nilai APBD-nya hanya (hampir) setara dengan nilai SiLPA APBD Kabupaten Bojonegoro tahun 2020 sekitar Rp 2.2 triliun.

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *