Merasa Dibohongi, Warga Desa Sukowati Minta Batching Plant Ditutup

oleh
(Wakil Ketua DPRD, menanyakan langsung atas kerasahan warga sekitar lokasi Batching Plant di Desa Sukowati Kecamatan Kapas, Senin 13-4-2020. Foto : Rozikin)

Bojonegoro – Warga sekitar lokasi Batching plant, tempat memproduksi bahan baku Beton ready mix oleh PT Surya Bengawan Sakti (SBS) di RT 14 RW 2 Desa Sukowati Kapas merasa dibohongi, karena awalnya dimintai tandatangan persetujuan hanya akan melaksanakan pengurukan ternyata saat ini di gunakan lokasi Btaching Plant.

Untuk menyampaikan keresahanya, warga desa tersebut mendatangi Kantor Desa setempat. Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto bersama Kepala Desa, jajaran Muspika Kecamatan Kapas selanjutnya menanyakan secara langsung kepada warga dengan di saksikan perwakilan PT SBS. pada Senini, 13-4-2020

Winarsih, warga yang rumahnya tepat berada di depan Batching Plant menyatakan rasa kegelisahannya, dan merasa sangat terganggu. hal senada juga di sampaikan Nurhadi jika keberadaan Btaching Plant sangat menganggu, terutama debunnya sehingga kehidupannya kurang nyaman sehingga keduanya meminta agar di tutup.

“ya di tutup saja, karena dulu minta tanda tangan hanya pengurukan saja” ujar Nurhadi.

Baca Juga :   Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Setuju Dana Abadi Pendidikan, tapi?

Bahkan warga yang juga dekat dengan Bathing Plant, Pramusinto mengatakan jika ia tidak di mintai tanda tangan terkait pengurukan maupun pendirian Bathing Plant. Ia juga mengatakan keberadaan batching plant sangat menggu, apalagi sekarang timbunan material berupa koral tinggi, sehingga kalau ada angin debunya terbang, sehingga ia mengingingkan batching plant itu di tutup saja dan ia menyatakan keinginanya tersebut tidak dipaska pihak manapun.  Hal senada juga di sampaikan Teguh dan keduanya minta di tutup.

Baca Juga :   Kajian Sor Keres Seri -3
APBD Besar Harus Mampu Menurunkan Kemiskinan di Bojonegoro

“pinginnya ya di tutup” tandas Pramusinto

Sukur Priyanto juga mendatangani sebuah gang dan meminta ibu-ibu untuk berkumpul kemudian ditanya dan semuanya ingin di tutup. karena tidak sesuai permintaan persetujuan warga yang tanda tangan untuk pengurukan saja. dan selama sidak langsung ini dua perwakilan PT SBS hanya mendengarkannya.

(Wakil Ketua DPRD Sukur Priyanto bersama Kades dan Muspika Mengunjungi Batching Plant di Desa Sukowati Kecamatan Kapas Bojonegoro, Senin 13-4-2020. Foto : Rozikin)

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto menyampaikan pihaknya akan segera melakukan rapat pimpinan untuk membahas hal tersebut.

“sangat menyanyangkan pengancaman PT SBS kepada warga, kita akan segera melakukan rapat pimpinan” pungkasnya.

Penulis : Rozikin

Editor :  Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *