Mentjari Bodjonegoro
Peresmian Wadoek Patjal, 91 Tahun Lalu

oleh
oleh
(Foto Tiga Orang yang berjasa merealisasikan Proyek Patjal. Dari kiri ke kanan: i. J. W. F. C. Proper, Direktur B. O. W. dan Bupati Bodjonegoro RAA Koesoemo Adinegoro. Foto : De Indische Courant, Edisi 28-4-1933)

Damarinfo.com – Tepat pada hari ini 27-April-2024, 91 tahun silam Waduk Pacal yang berada di Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro diresmikan oleh Gubernur Jendral Belanda kala itu yakni J.W.F.C Proper.

Berita peresmian Waduk Pacal ini ditulis dalam Koran berbahasa Belanda “De Indische Courant” Edisi 28-April-1933, di halaman dua yang menempati separo halaman tersebut dengan judul “De Opening van de Patjal-Werken” (Peresmian Proyek Pacal).

Berita diawali dengan perjalanan para pejabat Belanda dari Kantor Gubernur Jawa Timur yang kala itu dijabat oleh G.H. De man menuju Bojonegoro. Perjalanan darat itu melaui Gresik, Lamogan dan Bojonegoro. Di sepanjang jalan diberitakan masyarakat berdiri dipinggir jalan dengan melambaikan tangan pada arak-arakan mobil yang ditumpangi oleh para Petinggi Belanda kala itu. Selain itu juga dipajang umbul-umbul sepanjang jalan yang dilewati oleh iringan-iringan pejabat belanda tersebut.

Setelah menempuh perjalanan sepanjang 60 Kilometer, sampailah rombongan tersebut di Bojonegoro, dan perjalanan dilanjutkan  sepanjang 25 kilometer menuju Waduk Pacal. Rombongan melewati hutan jati yang teduh dan di kanan kiri jurang, tak terdengar suara kehidupan waktu itu.

Baca Juga :   Mentjari Bodjonegoro Bodjonegoro sudah Menjadi Anggota PSSI Sedjak 1938

Gubernur De Man berbicara setelah Tuan Van Buuren. Dia berterima kasih kepada direktur B.O.W atas kehadirannya dan mewujudkan hal yang hebat Pentingnya pekerjaan ini bagi penduduk: 20.000 hektar dapat diairi.

Sebuah fase baru akan dimulai bagi masyarakat yang akan mendapatkan banyak manfaat dari pekerjaan ini. Lebih banyak padi, lebih sedikit penyakit pada tanaman, lebih luasnya cakupan tanaman kedua, dan peningkatan produksi dua kali lipat.

Dan, kata gubernur, bahkan sebelum pekerjaan tersebut benar-benar memberikan manfaat, pekerjaan tersebut telah menyebarkan banyak manfaat dengan menyerap tenaga kerja dan memberikan upah yang cukup.

Dalam akhir Pidotonya Gubernur Jawa Timur De Man menyampaikan harapanya bahwa penduduk yang tinggal di aliran sungai waduk pacal ini berbahagia.

(Bouw van een dam bij Bodjonegoro/Pembangunan Bendungan di Bodjonegoro. Sumber foto : https://digitalcollections.universiteitleiden.nl. Di akses Sabtu 17-9-2021)

Bupati Bodjonegoro RAA Koesoemo Adinegoro menyampaikan kata-kata penghargaan dan terima kasih yang tinggi dan terkadang menyentuh hati atas nama masyarakat. Menurutnya setiap musim kemarau di daerah waduk pacal tanaman hampir tidak hidup. Dengan adanya waduk pacal maka sekitar  24.000 keluarga atau 100.000 orang dapat bercocok tanam di musim kemarau.  Selain itu berkat dari proyek ini juga akan memberikan manfaat ke daerah yang lebih luas.

Baca Juga :   Mentjari Bodjonegoro Kecurangan Pilkades Zaman Penjajahan Belanda di Soegihwaras Bodjonegoro

“Atas nama rakyat saya, sebagai pejabat tertinggi pemerintah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” Pungakas Bupati RAA Koesoemo Adinegoro

Selanjutnya Gubernur Jendral Belanda J.W.F.C Proper memberikan meresmikan Waduk Pacal, petugas memberikan isyarat dengan bendera kepada para pekerja yang bertugas untuk membuka aliran dari bendungan. Terdengar suara gemuruh air dan dari bawah bangunan dan airpun mengalir untuk pertama kalinya dari Waduk Pacal.

Dalam upacara peresmian tersebut juga dilaksanakan selamatan yang disiapkan oleh Patih Bupati Bojonegoro, dan para hadirin menikmati hidangan yang disediakan.

Penulis : Syafik

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *