Mentjari Bodjonegoro
Berikut Struktur Pemerintahan Bodjonegoro Tahun 1898

oleh
oleh
(Gedung kabupaten Bodjonegoro Tahun 1933. Gambar diambil dari sudut yang lain. Sumber : Majalah LOCAL TECHNIEK TECHNISCH ORGAAN VAN DE VEREENIGING VOOR LOCALE BELANGEN. Edisi Tahun ke 2 No 3, Juli 1933)

Damarinfo.com – Dalam sebuah buku  Almanak Prijai tahun 1898 Karangan F. Wiggers djilid I yang dicetak oleh Perusahaan percetakan Albrecht & Co di Betawi, disebutkan bahwa Pada zaman kolonial belanda, struktur pemerintahan di wilayah jajahanya di bagi menjadi Residen  afdeeling/Kabupaten, Distrik/Kawedanan, onderdistrik/Kecamatan dan desa.

Bojonegoro adalah afdeeling bagian dari Residen Rembang, pada tahun 1898 Afdeling Bodjonegoro dibagi menjadi enam Distrik yaitu

  1. Bowerno Kepala Distriknya atau Wedononya Mas Karto diredjo, dengan asisten wedono untuk onderdistrinya Toloeng yaitu Reksodiredjo , untuk asisten wedono kedungadem adalah Raden Tjokrowidjojo
  2. Pelem dengan wedono Mas Sastro dipuro. Sementar untuk onderdistrinya yaitu Kanor dengan assisten wedono  Mas Wirjodimedjo, Kepohkidoel dipimpin oleh Mas Sedjoamidjojo,
  3. Temjang dengan Wedono R. Mas Hartosentono. Untuk onderdistriknya yaitu Temajang yang dipimpin oleh Asisten Wedono Mas Kartoprawiro. Untuk onderdistrik Boeloe dipimpin oleh Asisten Wedono Raden Soerodiharjo.
  4. Ngoempak dengan Wedono Mangoen dimedjo, untuk onderdistrik Modjosawit assisten wedononya Rad. B. Tirtodimedjo, onderdistrik Dander dengn asisten wedono Rad. M. Ronodiprojo.
  5. Padangan dengan Wedono Rad. B Djojowinoto, untuk onderdistrik Ngroko dengan asisten wedono Mas Sosroprawiro, onderdistrik Ngambon dengan asisten wedono Mas Soemodarjo.
  6. Tinawoen dengan Wedono Rad. M. Pandji Joedokoesoemo, onderdistrik Kasiman dengan asisten wedono Kartodirdjo, onderdistrik kanten dengan asisten wedono Rad. Mertodiredjo.
Baca Juga :   Siapa Dia Anak Boepati Bodjonegoro yang Jadi Gubernur

Selain itu juga ada wilayah khusus warga cina yang diketuai oleh Wijkmeester atau Ketua Wilayah, di Bodjonegoro tiga wilayah khusus warga cina yaitu

  1. Banjaredjo, Kadipaten dan Karangpatjar dengan Wijkmeester Oei King Hian
  2. Padangan dengan Wijkmeester Tan Tik
  3. Malo dengan Wijkmeester Lim Bik Liang.
Baca Juga :   Mentjari Bodjonegoro Peristiwa Aneh Jelang Wafatnya Boepati Bodjonegoro Tritonoto I
(Potongan cover buku almanak prijai 1898. Sumber Buku Almanak Prijai, F. Wigger, Albrecht & Co, Betawi, 1898)

Pejabat di tingkat Afdeeling yang memerintah pada tahun 1898 terdiri dari

  1. Asisten Resident : P.W. Hartelust
  2. Boepatih : R.T. Rekso Koesoemo
  3. Patih : R. Ng, Jojo Pernoto
  4. Notaris : J.C. Barkmeijer
  5. Onder Collectuer : Rad. Beij Nottoharjo
  6. Waterstaatambtenar : C. Elleubaas
  7. Rooimeester : C. Elleubaas
  8. Joeroe Toelis Kantor Asisten Residen : R. B. Prawiroadiwinoto
  9. Kontrolian : M. Hadi Prawiro
  10. Joeroe Toelis Djaksa Kawedanan: M. Martowidjojo
  11. Penghoeloe : Prawironoto

Selain itu juga ada pejabat Pengadilan Laandraad yang terdiri dari :

  1. Presiden  : Mr. E. Zorab
  2. Griffier/Staf  : G.A.G Pieters
  3. Sub Griffer/sub staf : F. Jonkers
  4. Djaksa  : Mas Soemodirdjo
  5. Adjunct Djaksa /Wakil Djaksa : Sasro Sepoetro
  6. Deurwaarder/Djuru Sita : F. Jonker

Penulis : Syafik

Refensi : Buku Almanak Prijai, F. Wigger, Albrecht & Co, Betawi, 1898. (Didownload dari http://resolver.staatsbibliothek-berlin.de/SBB0000DDD700010000, pada 28-1-2022, pukul 13.00 WIB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *