Membandingkan Kenaikan Harta Pejabat di BUMD Bojonegoro dengan Bupati Anna, Ini Faktanya

oleh
oleh
(Kantor BPR Bank Daerah Bojonegoro, Jalan Mastrip Bojonegoro. Foto : Syafik)

Bojonegoro,damarinfo.com – Kepatuhan beberapa pejabat di Bojonegoro dalam melaporkan harta kekayaanya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu mendapatkan apresiasi.

Sebut saja Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro, keduanya rajin melaporkan harta kekayaannya. Pejabat lain yang patuh menyampaikan laporan keuanganya adalah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro Abdullah Umar, Wakil Ketua DRPD Mitroatin dan Wakil Ketua DPRD Sahudi.  Dari Jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Direktur Utama PT. BPR Bank Daerha Bojonegoro Sutarmini, jua ada Lalu M. Syahril Majidi Direktur PT. ADS.

Namun sangat disayangkan ada pula pejabat yang belum menyampaikan laporan Harta Kekayaan ke KPK untuk tahun 2022, misalnya  Wakil Ketua DPRD Sukur Priyanto. Dari jajaran BUMD, Direktur PT. BBS Thomas Budi Gunawan juga belum menyampaikan laporanya.

Pada periode laporan harta kekayaan pejabat di Bojonegoro tahun 2022, yang melaporkan harta kekayaanya tahun 2021, dari laman kpk (https://elhkpn.kpk.go.id/portal/user/login#announ, diakses pada 15 April 2022, pukul 22.00 WIB), didapati salah satunya adalah kenaikan harta beberapa Dirketur BUMD Bojonegoro, ternyata lebih tinggi dari kenaikan harta kekayaan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah.

Baca Juga :   Siapa Bupati Terkaya di Jawa Timur? Anna Mu'awanah

Jika di lihat dari laporan harta kekayaan Bupati Anna periode laporan tahun 2021 sebesar Rp. 86.577.461.569. dan di tahun 2022, Bupati Anna melaporkan harta kekayaanya sebesar Rp. 86.689.261.978, artinya kenaikan harta kekayaanya sebesar Rp. 111.800.409.

Selanjutnya Direktur PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS) Lalu M. Syahril Majidi pada tahun 2021 (saat awal menjabat Direktur) melaporkan harta kekayaanya kepada KPK sebesar Rp. 5.852.000.000 dan pada tahun 2022 melaporkan harta kekayaanya sebesar Rp. 6.135.000.000 artinya ada kenaikan harta kekayaan sebesar Rp. 283.000.000.

Baca Juga :   Harta Pimpinan DPRD Bojonegoro, yang Punya Hutang hingga Tak Punya Rumah
Direktur Utama PT. ADS Bojonegoro, Lalu M. Syahril Majidi.Foto/Syafik

Selanjutnya untuk Direktur Utama PT. BPR Bank Daerah Bojonegoro Sutarmini mencatatkan laporan harta kekayaanya pada tahun 2021 sebesar Rp. 2.118.422.114 dan pada tahun 2022 Sutarmini melaporkan harta kekayaanya sebesar Rp. 2.774.899.102 atau ada kenaikan sebesar Rp. 656.476.988.

(Direktur Utama Bank Daerah (BPR) Bojonegoro, Sutarmini. Foto : Rozi)

Sedangkan untuk Direktur PT. BBS Thomas Gunawan pada laporan harta kekayaanya pada tahun 2021 mencatatkan sebesar Rp. 3.937.225.811 dan belum dapat ditemukan dalam laman laporan harta kekayaanya untuk tahun 2022 di laman lhkpn KPK.

Dari laporan harta kekayaan diatas terlihata bahwa kenaikan harta kekayaan Direktur Utama PT. BPR Bank Daerah Bojonegoro Sutramini Jauh lebih tinggi dibanding dengan kenaikan harta kekayaan Bupati Anna. Begitupun kenaikan harta kekayaan Direktur PT. ADS Lalu M. Syahril Majidi masih lebih tinggi dibandingkan kenaikan harta Bupati Bojonegoro.

 

Penulis : Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *