Laporan Keuangan Pemkab Bojonegoro 9 Kali Wajar Tanpa Pengecualian

oleh
(Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dan Ketua DPRD Bojonegoro Abdullah Umar menerima LHP BPK LKPD Kabupaten Bojonegoro tahun 2022, Kantor BPK Perwakilan Jatim, Kamis 25-5-2023. Foto : Bojonegorokab.go.id)

Bojonegoro,damarinfo.com – Mengutip laman resmi Pemkab Bojonegoro bojonegorokab.go.id,  Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tahun 2022 kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Opini WTP ini merupakan yang ke-9 yang diterima oleh Pemkab Bojonegoro secara berturut-turut.

Penyerahan diterima langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah bersama Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar di kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Sidoarjo, Kamis (25/05/2023).

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, Luluk Alifah, laporan keuangan disusun dari beberapa bagian. Pertama, laporan realisasi anggaran yang menyajikan ikhtisar sumber, alokasi dan pemakaian sumber daya keuangan yang  menggambarkan perbandingan antara pagu anggaran dan realisasinya dalam satu periode pelaporan.

“Kedua, laporan perubahan saldo anggaran, berisi laporan keuangan yang menyajikan informasi kenaikan atau penurunan saldo anggaran lebih pada tahun pelaporan dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” kata Luluk.

Baca Juga :   Hasil Pemeriksaan BPK di Bojonegoro Temukan Potensi Pemborosan

Ketiga, penyusunan laporan neraca yang menggambarkan posisi keuangan suatu entitas pelaporan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas pada tanggal tertentu.

Luluk melanjutkan, susunan laporan yang keempat adalah laporan operasional. Laporan ini menyajikan ikhtisar sumber daya ekonomi, yang menambah ekuitas dan penggunaannya yang dikelola oleh pemerintah daerah atau kegiatan penyelanggaraan pemerintahan dalam satu periode.

Kelima, susunan laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas. Untuk arus kas ini menyajikan informasi kas sehubungan dengan aktivitas operasi, investasi, pendanaan, dan transitoris menggambarkan saldo awal penerimaan pengeluaran dan saldo akhir kas selama periode tertentu.

Baca Juga :   Sudah Delapan Kali, Bojonegoro Dapat Predikat WTP

Terakhir, Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) adalah laporan keuangan yang meliputi penjelasan naratif atau rincian dari angka yang tertera dalam laporan realisasi anggaran, Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), neraca, dan laporan arus kas.

Luluk menegaskan, output dari pemeriksaan laporan keuangan ini adalah opini yang merupakan pernyataan profesional pemeriksa  mengenai kewajaran informasi yg disajikan  dalam laporan keuangan sebagaimana tersebut di atas.

“Alhamdulillah, dengan diperolehnya opini WTP yang ke-9 kali pada tahun anggaran 2022, telah menandakan perbaikan tata kelola dan komitmen dari seluruh OPD Pemkab Bojonegoro dalam mengelola keuangan daerah. Semoga Opini WTP ini dapat terus dipertahankan, amin,” tutup Luluk.

Penulis: Syafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *