Kepengurusan Tiga Cabor Baru Terbentuk di Blora

oleh
Perkumpulan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Blora yang diketuai Hartanto. Foto/Ais

Blora-Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah baru akan berlangsung dua tahun lagi, yakni pada 2022. Namun, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Blora sudah mulai menyiapkan diri.

Selain meminta seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) menyiapkan para atletnya, KONI juga mendorong terbentuknya kepengurusan cabor baru di Blora.

Hasilnya, dalam satu bulan ini telah terbentuk kepengurusan tiga cabor baru. Yakni Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) yang diketuai atlet mixed martial arts (MMA)  nasional dari Blora Sunoto, Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) yang diketuai H Sumarno mantan atlet tolak peluru peraih medali perak PON 1996 serta Perkumpulan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) yang diketuai Hartanto.

Musyawarah Kabupaten (Muskab) I PBFI digelar di aula KONI Blora, Rabu 25-November. Sepekan sebelumnya yakni 18 November, FOPI menggelar muskab di tempat yang sama.

Adapun muskab Persambi juga digelar di aula KONI Blora, dua pekan sebelumnya yaitu Rabu 11-November. ‘’Sebelumnya jumlah cabang olahraga di Blora sebanyak 32 cabor. Dengan bertambah tiga berarti menjadi 35 cabor,’’ ujar Ketua Umum KONI Blora Hery Sutiyono, Rabu (25-November-2020.

Sekadar diketahui, olahraga binaraga dan fitness sebelumnya berada dalam satu induk organisasi Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI). Namun, berdasarkan peraturan yang baru, ketiga cabang olahraga tersebut dipisah dan dibentuk induk organisasi masing-masing.

Di tingkat pusat, pembentukan dan pelantikan pengurus PBFI sudah dilakukan beberapa bulan lalu. ‘’Kita harus bergerak cepat. Dua tahun sebelum digelarnya Porprov Jateng itu bukanlah waktu lama untuk menyiapkan diri. Kami minta pengurus cabor baru segera action,’’ tegas Ketua Umum KONI Hery Sutiyono.

Menurutnya, di Porprov Jateng 2018 di Surakarta, kontingen Blora menempati peringkat 11 dengan mengumpulkan 17 keping medali emas, 20 perak dan 31 perunggu. Peringkat tersebut naik satu tingkat dibanding Porprov Jateng 2013 di Banyumas yang bertengger di rangking 12 dengan meraih 16 emas, 11 perak, 16 perunggu.

Hery Sutiyono pun mengharapkan dengan terbentuknya kepengurusan tiga cabor baru di Blora akan bisa berdampak pada peningkatan prestasi kontingen Blora di Porprov Jateng 2022 yang hampir bisa dipastikan akan berlangsung di wilayah Pati Raya (eks Karesidenan Pati). ‘’Oleh karena itu segeralah berbenah. Kami yakin meski kepengurusannya baru dibentuk namun akan bisa menghasilkan atlet berprestasi,’’ ujarnya.

Penulis  : Ais

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *