Bojonegoro,damarinfo.com – Tertukarnya jersey pemain yang dialami Persibo Bojonegoro, bukan kejadian pertama di pertandingan sepak bola resmi di Indonesia. Ingatan publik pun langsung tertuju pada kejadian nyaris serupa yang dialami PSIS Semarang saat bertanding di BRI Liga 1 melawan PSM Makassar, Senin 22 November 2021.
Di laga yang dimenangkan PSIS 1-0 itu ternyata kiper PSIS Jandia Eka Putra salah menggunakan jersey. Mantan kiper Semen Padang tersebut di babak kedua memakai jersey bertuliskan nama penjaga gawang PSIS lainnya yakni Joko Ribowo. Hanya saja hingga berita ini ditayangkan Sabtu 4 Desember 2021 pukul 15.25 WIB, belum ada sanksi apapun yang dijatuhkan kepada PSIS Semarang oleh Komisi Disiplin PSSI atas kejadian tersebut.
Berbeda halnya dengan Persibo Bojonegoro.
Kesalahan penggunaan jersey dua orang pemain yang diklaim oleh Ketua Umum Persibo Bojonegoro Abdullah Umar terjadi secara tidak sengaja, menyebabkan Persibo dijatuhi sanksi kalah 0-3 dan denda Rp 50 Juta oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Jatim. Salah jersey itu terjadi di babak kedua ketika Persibo bertanding melawan Mitra Surabaya di laga 32 besar Liga 3 Jatim, Kamis 2 Desember 2021. Pertandingan dimenangkan Persibo 1-0 melalui gol yang dicetak M Afif Efendi di menit ke-31.
Dijatuhkannya sanksi oleh Komdis PSSI Jatim itu menjadikan Persibo teracam tak jadi lolos ke pertandingan babak 16 besar Liga 3 Jatim.
Atas peristiwa yang menimpa Persibo tersebut, PSM Makassar pun memberikan respon. Melalui akun resmi twitternya, PSM Makassar mengupload foto tangkapan layar Vidio yang memperlihatkan kiper PSIS salah menggunakan jersey.
Foto itu disertai kicauan ‘’Assalamualaikum @PSSI’’ disertai tautan link berita laman PSSI Jatim berjudul ‘’Turunkan Pemain Tidak Sah, Persibo Dinyatakan Kalah 0-3’
Penulis : Ais
Editor : Syafik





