Kebakaran Oven Tembakau di Sugihwaras Rugi Sekitar Rp 45 Juta

oleh
Bojonegoro-Kerugian kebakaran di lokasi open tembakau di Desa Panemon, Kecamatan Sugihwaras, diperkirakan mencapai Rp 45 juta pada Senin dini hari 5 Oktober 2020.Fotodok. Humas Damkar

Bojonegoro-Kerugian kebakaran di lokasi open tembakau di Desa Panemon, Kecamatan Sugihwaras, diperkirakan mencapai Rp 45 juta. Kebakaran diduga terjadi akibat rambatan api dari tunggu yang digunakan untuk open tembakau.

Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.15 WIB atau Senin dinihari pada 5 Oktober 2020. Pihak Kepolisian Sektor Sugihwaras bersama Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro telah mengidentifikasi barang di lokasi open tembakau. Juga menelusuri penyebab kebakaran.

Pemilik oven tembakau sekaligus korban yaitu Jhoni Yanto, 55 tahun, telah memberikan laporan kebakaran ke Kantor Desa Panemon dan kemudian diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro. Dari laporan itu kemudian turun dua unit mobil pemadam kebakaran berikut empat personelnya.

Begitu datang ke lokasi, tim pemadam kebakaran langsung melakukan penyemprotan di sekitar lokasi open tembakau. Sekitar satu jam ke depan, api yang membakar open tembakau berhasil di padamkan. Belasan warga juga tampak membantu pemadaman. Sebagian warga juga berhasil menyelamatkan tembakau yang terbakar.

Baca Juga :   Rombongan PPP Bojonegoro Kunjungi Rumah KH Abdul Nasir yang Terbakar

Beberapa tembakau yang terbakar sebanyak 10 ton 4 kwintal atau senilai Rp 25 juta. Kemudian oven dan bangunan ukuran 6,5X8 meter rusak 60 persen sekitar Rp 20 juta aatau total kerugian sekitar Rp 45 juta.

Baca Juga :   Dua Pekerja Sarang Walet di Kapas Keracunan Amonia

Kepala Bidang Penindakan Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro, Sukirno mengatakan, timnya berhasil melakukan pemadaman di area open tembakau. Pihaknya berharap, warga berhati-hati mengingat sekarang ini tengah terjadi musim pancaroba, dimana angin bertiup kencang.

”Ya, harap berhati-hati,” ujarnya dalam keterangan di Infofair dan rescue Bojonegoro, Seni 5-Oktober 2020.

Penulis : Sujatmiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *